Berita Bangka Belitung
Daftar Resmi Harga TBS Sawit Terbaru 1-15 April 2026 di Bangka Belitung
Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menetapkan harga priode pertama April 2026 2025 (1-15 April 2026).
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menetapkan harga priode pertama April 2026 2025 (1-15 April 2026)
- Kepala Bidang Perkebunan DPKP Babel, Isa Anshorie, mengatakan harga TBS sangat dipengaruhi oleh usia tanaman kelapa sawit
- Penetapan harga TBS merupakan agenda rutin yang dilakukan dua kali dalam sebulan, untuk memberikan kepastian harga bagi petani mitra di wilayah Bangka Belitung
BANGKAPOS.COM -- Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit resmi ditetapkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menetapkan harga priode pertama April 2026 2025 (1-15 April 2026).
Penetapan harga tersebut dilakukan dalam rapat bersama antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Bangka Belitung dengan perwakilan Pabrik Kelapa Sawit serta Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apksindo), Rabu (8/4/2026).
Baca juga: Bukan 7 Orang, Total 8 Tahanan Polres Bangka Nekat Kabur, 6 Masih Buron, Inilah Wajah dan Identitas
Kepala Bidang Perkebunan DPKP Babel, Isa Anshorie, mengatakan harga TBS sangat dipengaruhi oleh usia tanaman kelapa sawit.
Diketahui untuk penetapan harga TBS merupakan agenda rutin yang dilakukan dua kali dalam sebulan, untuk memberikan kepastian harga bagi petani mitra di wilayah Bangka Belitung.
"Perlu diketahui masyarakat, bahwa penentuan harga itu berdasarkan umur kelapa sawit. Harga yang kami tetapkan ini, berlaku untuk petani yang sudah terjadi dengan perusahaan," ucapnya.
Daftar Harga TBS Sawit 1-15 April 2026
- Umur 10–20 Tahun Rp3.783 per Kilogram (Harga Tertinggi)
- Umur 3 Tahun Rp 3.088 per Kilogram (Harga Terendah)
- Rp3.400 per Kilogram (Harga Rata-rata)
Faktor-faktor Pengaruhi Harga Sawit
Terkait dinamika harga Isa mengungkapkan, terdapat beberapa faktor teknis dan ekonomi yang mempengaruhi harga di tingkat pabrik.
"Kualitas buah, sangat mempengaruhi kualitas minyak. Buah yang bagus secara fisik, belum tentu menghasilkan minyak yang optimal jika dipanen belum matang. Selain itu, kondisi saat ini juga dipengaruhi oleh kenaikan biaya transportasi dan harga BBM," jelasnya.
Pihaknya membeberkan masih adanya ketergantungan Provinsi Bangka Belitung, dalam pengiriman CPO (Crude Palm Oil) ke luar daerah seperti Belawan, Riau.
"Usulannya adalah pembangunan pabrik pengolahan lebih lanjut, jadi bukan hanya pabrik pengolahan CPO saja. Kita butuh industri hilir disini, supaya nilai tambah lebih besar dan tidak melulu terbebani biaya transportasi pengiriman keluar," ungkapnya.
Baca juga: Muncul Nama Adik Ipar Jokowi di Sidang Korupsi Kereta Api, Disebut Terima Setoran Rp425 Juta
Penentuan Harga Dua Kali Sebulan
Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk periode pertama (1–15 April 2026), kini telah resmi ditetapkan harga tertinggi mencapai Rp 3.783 per kilogram, Rabu (8/4/2026).
Harga tersebut pun disepakat usai Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Bangka Belitung, menggelar rapat bersama perwakilan Pabrik Kelapa Sawit dan perwakilan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apksindo).
Kabid Perkebunan DPKP Provinsi Bangka Belitung, Isa Anshorie mengatakan, penentuan harga TBS sangat bergantung pada usia tanam kelapa sawit.
"Harga tertinggi Rp3.783 per kilogram, untuk tanaman umur 10–20 tahun. Harga terendah Rp 3.088 per kilogram, untuk tanaman umur 3 tahun. Sedangkan harga rata-rata, berada di kisaran Rp3.400 per kilogram," ujar Isa.
| Menteri Hukum RI Launching 393 Posbankum di Babel, Beri Penghargaan Kepala Daerah |
|
|---|
| Lapas Narkotika Pangkalpinang Peringati Harkitnas ke-118, Tanamkan Semangat Nasionalisme |
|
|---|
| Jemaah Haji Babel Dalam Kondisi Baik, Bersiap Hadapi Puncak Haji di Armuzna |
|
|---|
| Soal Plasma dan TBS, Warga 8 Desa Mengadu ke DPRD Babel |
|
|---|
| Lawang Budaya Bawa Misi Budaya Bangka ke Ajang Nasional Napak Sire 2026 di Belitung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220713-Ilustrasi-Hasil-Panen-Perkebunan-Kelapa-Sawit-Petani-di-Desa-Dalil-Bangka.jpg)