Selasa, 21 April 2026

Banjir Pangkalpinang Jilid 2

KNPI Babel Salurkan 250 Paket Bantuan Bagi Korban Banjir

DPD KNPI Babel, Kamis (31/3) menyalurkan 250 paket bantuan bagi korban banjir diwilayah Pangkalpinang.

Penulis: Iwan Satriawan | Editor: Hendra
Bangkapos/Iwan Satriawan
Ketua KNPI Babel Bambang Patijaya memantau pengurus KNPI mempersiapkan paket bantuan yang akan disalurkan bagi korban banjir, Kamis (31/3) di Graha Pemuda. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- DPD KNPI Babel, Kamis (31/3) menyalurkan 250 paket bantuan bagi korban banjir diwilayah Pangkalpinang.

Paket bantuan tersebut masing-masing berisi beras 5 Kg, Indomie, dan ikan kaleng.

‎Sebelumnya, Rabu (30/3) DPD KNPI Babel menyalurkan bantuan 25 paket alat pembersih rumah seperti sapu, pel, sabun handuk.

Paket bantuan yang disalurkan DPD KNPI Babel sendiri adalah hasil konser penggalangan dana bagi korban banjir yang digelar pasca banjir yang melanda pulau Bangka bulan Februari lalu.

"250 paket bantuan ini akan disebar di Posko pengungsian di Mesjid jami, kantor lurah pintu air, Parit Lalang. Kemaren paket alat-alat pembersih rumah di salurkan ke kolong Kepuh di Semabung. Sebelumnya saat malam terjadinya banjir kita sudah turun menyalurkan bantuan nasi bungkus," ungkap Hendri koordinator kegiatan di Graha Pemuda KNPI Babel, Kamis (31/3).

‎Sementara ketua DPD KNPI Babel Bambang Patijaya mengungkapkan dibalik musibah banjir yang melanda Pangkalpinang dan wilayah lain di Pulai Bangka ada sisi positifnya yaitu kuatnya solidaritas elemen masyarakat menghadapi musibah tersebut.

"Masyarakat, OKP, Ormas kompak dan seluruh elemen turun langsung dan itu bukan pencitraan," ujar Bambang.

Menurutnya, untuk mengatasi banjir yang kembali terjadi baru-baru ini diwilayah Pangkalpinang membutuhkan upaya lintas sektoral dan lintas daerah.

"Asal air di Mangkol harus lintas wilayah. Dan untuk dana itu paling fair pakai dana APBN. Harusnya balai SDA lakukan survei infrastruktu apa yang harus dibangun dan pemerintah daerah harus gandeng pemerintah pusat," imbuhnya.

Bambang menegaskan saat ini perlu perbaikan konfrehensif di hulu dan hilir yanga da di wilayah Bangka Tengah dan Pangkalpinang seperti di daerah tangkap air yanga da diwilayah Bangka Tengah agar segera dilakukan penghijauan.

" Kalau dibiarkan akan terjadi terus banjir.
Pemkot juga segera lakukan rekontrukstri saluran air. Kontruksi yang ada ternyata tidak memadai lagi," jelasnya.(wan)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved