Rabu, 22 April 2026

Kisah Istri Sultan Ternate yang Pura-pura Melahirkan Putra Mahkota

Polda Maluku Utara menjemput paksa dan menangkap mantan Permaisuri Kerajaan Ternate, Nita Budhi Susanti.

Editor: fitriadi
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Sultan Ternate H Mudaffar Syah didampingi Permaisuri Sultan Ternate, Boki Ratu Nita Budhi Susanty, bersiap diarak menuju ke acara pembukaan Festival Legu Gam ke-13 di Ngara Lamo, Ternate, Maluku Utara Minggu (13/4/2014). Festival yang berlangsung hingga 26 April ini menampilkan berbagai kegiatan budaya seperti kirab, fashion street, jelajah Samudera Kie Raha juga sekaligus menjadi perayaan hari ulang tahun ke-79 Sultan Ternate. 

BANGKAPOS.COM, TANGERANG - Polda Maluku Utara menjemput paksa dan menangkap mantan Permaisuri Kerajaan Ternate, Nita Budhi Susanti (48), di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (31/3/2016).

BACA: Inilah 5 Tanda-tanda Wanita yang Baru Saja Berhubungan Cinta

Nita yang menjadi tersangka kasus penipuan, penggelapan, dan pemalsuan identitas di Ternate, Maluku Utara ini, kemudian dititipkan di di Polsek Ciputat, Tangerang Selatan.

Istri mendiang Sultan Ternate Mudaffar Sjah ini diduga berpura-pura mengandung dan melahirkan anak kembar laki-laki yang kemudian dinobatkan menjadi Raja Ternate.

BACA: Inilah 5 Kesalahan Wanita Saat Berhubungan Cinta

Nita telah lama ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan, penggelapan, dan pemalsuan identitas pada akta kelahiran.

Kini, berkas penyidikan kasus itu akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Maluku Utara untuk segera disidangkan di pengadilan.

BACA: Sejarah April Mop, Dari Kisah Penipuan Hingga Pembantaian

Kepala Subdirektorat I Direktorat Kriminal Umum Kepolisian Daerah Maluku Utara Ajun Komisaris Besar Hengky Setiawan, seperti dikutip dari Harian Kompas, mengatakan, Nita dijemput paksa dari tempat tinggalnya di Villa Cinere Mas.

Nita, kata Hengky, merupakan istri keempat Sultan Ternate ke-48 Mudaffar Sjah. Adapun Mudaffar juga menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah dari Provinsi Maluku Utara sejak 2014. Nita bersama Mudaffar memiliki dua anak perempuan. Tahun 2012, ia mengaku hamil gaib dan kemudian melahirkan secara diam-diam dua bayi kembar laki-laki di Kendal, Jawa Tengah.

Dua bayi kembar tersebut, yaitu Gadjah Mada Satria Nagara dan Ali Muhammad Tajul Mulk, dua bulan kemudian dinobatkan sebagai Sultan Ternate ke-49. Namun, warga adat Ternate meragukan dan tidak mengakui penobatan sultan muda tersebut.

Masyarakat adat kemudian menelusuri identitas Nita sebenarnya, yang sebelumnya mengaku merupakan keturunan Keraton Solo. Karena tidak terbukti, gelar permaisuri dicabut pada 2015 dan Nita dilaporkan ke kepolisian.

"Setelah tes DNA, terbukti bahwa dua anak kembar laki-laki itu bukan anak Nita ataupun Sultan Ternate yang saat ini sudah meninggal. Maka, kami akan terus menelusuri, siapa orangtua sebenarnya dari dua anak ini," ujar Hengky.

BACA: Paranormal Sebut Akhir Cerita Kasus Zaskia Gotik Lebih Menyedihkan Dibanding Saipul Jamil

Menurut dia, identitas yang tercantum dalam akta kelahiran kedua anak kembar itu dipalsukan. Ada seorang bidan yang diduga membantu proses itu dan pihak Polda Maluku Utara membuka kemungkinan orang itu akan menjadi tersangka.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved