Pengantin Baru Tersambar Kereta Api
Zakaria yang bekerja sebagai koki di salah satu mall di kota Palembang ini ditemukan tewas dengan kondisi yang mengenaskan
BANGKAPOS.COM, PALEMBANG - Baru menikah selama lima bulan terakhir, Ningsih (25) warga Jalan KH Azhari Kelurahan 13Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) harus kehilangan suami tercintanya, Zakaria Karnaen (36).
Zakaria yang bekerja sebagai koki di salah satu mall di kota Palembang ini ditemukan tewas dengan kondisi yang mengenaskan, usai tubuhnya tersambar kereta api Bukit Serelo Jurusan Lubuk Linggau yang tengah melintas di kawasan Keramasan Kecamatan Kertapati, Minggu (10/4) pagi.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SIk MH saat dikonfirmasi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi karena Zakaria diduga hendak bunuh diri.
Maruly menjelaskan, menurut keterangan dari para saksi mata, sebelum peristiwa itu terjadi, Zakaria sempat berdiri di atas rel kereta api, saksi melihat Zakaria seperti sengaja akan melakukan aksi bunuh diri.
Benar saja, tak berselang lama ada kereta api yang melintas, dan langsung menghantam tubuh Zakari.
Sementara Ningsih yang hanya tampak tertunduk lesu di depan gedung Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSMH tak banyak berkata-kata.
Sebelumnya, Ningsih tak menduga, peristiwa tersebut akan menimpa suami yang baru dinikahinya.
"Tidak ada firasat apa-apa, namun memang semalam saya memang agak sulit tidur," ujarnya saat dibincangi.
Ningsih menceritakan, sebelum kejadian tersebut Zakaria sempat mengantarkan ke rumah orangtuanya di kawasan Jakabaring. Setelah mengantarkan Ningsih, kemudian Zakaria meminta ijin pulang, karena hendak bekerja.
"Setelah itu saya baru mendapat kabar kalau ia tewas tertabrak kereta api," katanya.
Seandainya, memang Zakaria nekat untuk bunuh diri, ia mengaku tak mengetahui masalah yang terjadi. Menurut Ningsih, Zakaria merupakan sosok pria yang pendiam dan jarang untuk bercerita dengan keluarganya.
"Saya tidak tahu kenapa dia nekat begitu," keluhnya.
Sedangkan salah satu sepupu korban yang bernama Hendri (30) mengatakan, setelah mengantarkan Ningsih, Zakaria sempat kembali ke rumah, dan menaruh sepeda motor miliknya.
"Setelah menaruh sepeda motor itu, dia keluar lagi jalan kaki, dan kami baru dapat kabar. Jenazah rencananya akan di kebumikan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Telaga Swidak," terangnya.
Diduga Bunuh Diri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kereta-api-india_20150925_144032.jpg)