16 Ribu Transmigran Didatangkan Ke Babel Sejak 1982
Kurangnnya minat masyarakat Babel bercocok tanam khusunya padi ternyata tak membuat pengaruh berarti.
Penulis: Evan Saputra | Editor: Hendra
Laporan wartawan Bangka Pos Evan Saputra
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kurangnnya minat masyarakat Babel bercocok tanam khususnya padi ternyata tak membuat pengaruh berarti.
Pasalnya, pemerintah provinsi (Pemprov) melakukan program transmigrasi masyarakat khsus pulau Jawa ke provinsi ini.
Kepala Disnakertrans Provinsi Bangka Belitung, Didik Suprapto mengatakan program transmigrasi sudah dilakukan sejak tahun 1982.
Dan jumlah itu terus bertambah, hingga tahun 2016 ini jumlah transmigran yang ada di Babel berjumlah sekitar 16 ribu jiwa, atau sekitar 6.000 kepala keluarga (KK).
"Saat ini sudah ribuan orang, karena sudah dari tahun 82 sampai sekarang, itu sumsel dulu yang ngatur itu," kata Didik, Rabu (20/4).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kepala-disnakertrans-babel-didik-suprapto_20160420_150604.jpg)