Eno Dibunuh karena Menolak Hubungan Intim, Kemaluannya Dimasukan Gagang Cangkul

Dikuasai birahi tinggi, RA pun lalu mengajak Eno berhubungan intim, namun ditolak.

Eno Dibunuh karena Menolak Hubungan Intim, Kemaluannya Dimasukan Gagang Cangkul
Warta Kota/Banu Adikara
Wanita muda ditemukan tewas mengenaskan. Korban bernama Eno diduga diperkosa dan dibunuh. 

BANGKAPOS.COM, TANGERANG - Dari hasil pemeriksaan polisi terhadap tiga tersangka, pembunuhan sadis terhadap Eno Pariah (18) dipicu akibat korban menolak ajakan bersetubuh salah satu pelaku. 

Diberitakan sebelumnya oleh Warta Kota, Polisi akhirnya menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus pembunuhan disertai pemerkosaan terhadap Eno Pariah (18).
Ketiganya berinisial RA (15), I (24), dan R (20).

Kasat Reskrim Polrestro Tangerang, Ajun Komisaris Besar Sutarmo pada Senin (16/5) mengatakan, peristiwa tersebut diawali pada Kamis (12/5) jelang tengah malam.

"Kala itu, korban dan pelaku RA sedang bercumbu di dalam kamar kost korban," kata Sutarmo.

Dikuasai birahi tinggi, RA pun lalu mengajak Eno berhubungan intim, namun ditolak.

"Korban menolak karena takut hamil," kata Sutarmo.

Kecewa ajakannya ditolak, RA yang kecewa pun pergi dari kamar Eno. Di luar kamar, RA bertemu dengan dua pemuda, yang tak lain adalah I dan R.

Entah dialog apa yang terjadi antara mereka, ketiganya lalu masuk ke kamar Eno, dan mulai menyiksa Eno.

"Tersangka I langsung membekap wajah Eno dengan bantal, dan menyuruh RA mencari pisau. Tersangka R memegangi kaki korban agar tidak bisa melawan," katanya.

Karena tidak ada pisau, RA pun mengambil cangkul, lalu menganiaya Eno dengan cangkul tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved