Beginilah Hasil TNI 'Pecundangi' Tentara Australia di Negaranya Sendiri
"Kontingen TNI AD dg gemilang menang lomba tembak AASAM di Australia, raih 17 medali emas. Selamat. Saya bangga. Prajurit TNI dg senjata buatan ..."
BANGKAPOS.COM -- Luar biasa. TNI selalu mampu menjadi juara umum lomba menembak tentara Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia, dalam sembilan tahun terakhir.
BACA: Sophia Latjuba Minta Pemerintah Beri Sanksi Lion Air, Netizen Sebut Sophia Artis Smart
Sejak AASAM 2008, TNI yang menggunakan senjata produksi buatan dalam negeri PT Pindad, sukses mengalahkan senjata negara-negara maju seperti Amerika, Inggris, Australia.
BACA: Wanita yang Pernah 'Bercinta' Bokongnya Melorot? Ini Dia Penjelasannya
Pada AASAM 2016, TNI menjadi juara umum alias pengumpul medali terbanyak. Tim penembak TNI AD berjumlah 19 orang dengan Komandan Kontingen Mayor Inf Safrudin yang sehari-hari menjabat Kasi Operasi Staf Operasi Divisi Infanteri 1 Kostrad.
BACA: Inilah Lele Langka di Sungai Merah yang Ditangkap Donovan
Bahkan gelar penembak terbaik kelas internasional diraih Letda Inf Appoltak Siahaan, Prajurit Divisi Infanteri 1 Kostrad.
BACA: Terungkap, Inilah Alasan David “NOAH’ Sindir Gracia Indri di Sosmed
"Saya sangat senang bisa menjuarai kompetisi AASAM tahun 2016 ini," ujar Appoltak selepas ditandu rekan-rekannya, sebagai satu bagian dari tradisi kemenangan di AASAM, seperti dikutip situs resmi TNI
Dikutip dari situs tentara Australia, http://www.army.gov.au/, AASAM mulai digelar 1987 yang awalnya hanya diikuti Australia dan Selandia Baru. Indonesia kali pertama ikut event ini pada 1991. Lalu pada tahun-tahun berikutnya, Indonesia tidak rutin ikut. Pada 2006 dan 2007, event ini tak digelar. Baru sejak 2008, Indonesia rutin mengikuti event ini.
Catatan prestasi TNI di AASAM
2008
Kontingen menembak TNI Angkatan Darat meraih juara pertama dengan memperoleh 19 medali emas, 23 perak dan 8 perunggu. Posisi kedua diraih oleh Kontingen Angkatan Darat Malaysia dan urutan ketiga ditempati oleh Kontingen Angkatan Darat Singapura.
AASAM 2008 dilaksanakan 2 sampai 25 Mei 2008, yang mempertandingkan 40 kategori.
2009
Kontingen TNI AD membawa 15 personel yang terbagi atas 10 orang petembak dan 5 orang official. Lomba ini diselenggarakan Mei. Kontingen TNI-AD dapat menunjukkan prestasi terbaiknya dengan mendapatkan 59 persen medali emas, 41 persen medali perak dan 39 persen medali perunggu dari 41 medali yang diperebutkan.
Senjata yang digunakan TNI AD adalah Senapan Serbu 2 (SS-2) produksi PT Pindad Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/aasam_20160520_032901.jpg)