Wajah Cantik Biduan Rusak Disiram Cuka Para Istri yang Cemburu
Seorang ibu rumah tangga mendekam di penjara gara-gara menyiram biduanita dengan cuka para.
BANGKAPOS.COM, INDERALAYA - Yusnita (35), seorang ibu rumah tangga warga Desa Ibul Besar Dua Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumsel, mendekam di jeruji besi tahanan Mapolsek Pemulutan.
Ia diamankan unit reskrim Polsek Pemulutan pimpinan Kanit res Bripka Zulkarnain Afianata, setelah satu bulan lebih menjadi DPO, atas kasus penganiayaan berat yang dilakukannya terhadap anak dibawah umur yakni Mh (16), warga Perum Griya Asri Gandrung Palembang, pertengahan April lalu.
Mh yang kesehariannya berprofesi sebagai biduan yang hanya mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD) itu, dianiaya oleh pelaku dengan cara disiram air keras (cuka para) pada bagian wajah.
Ini mengakibatkan wajah korban mengelupas dan nyaris mengalami kebutaan pada bagian mata sebelah kanan akibat tersiram cairan cuka para.
Saat digiring ke Mapolsek Pemulutan, terlihat tidak ada raut penyesalan di wajah tersangka yang berbobot tubuh kurang ideal tersebut.
Ia mengaku dirinya sengaja menyiram wajah korban dengan cairan air keras disaat korban Maharani tengah tertidur di rumah rekannya, pada Selasa pagi (19/4) pukul 05.30, di Desa Simpang Pelabuhan Dalam Pemulutan Kabupaten OI.
Ia menceritakan, sebelum mendatangi korban dan melakukan perbuatan itu, terlebih dahulu ibu rumah tangga ini, mengetahui keberadaan korban yang pagi itu, sedang berada di Desa Pelabuhan Dalam Pemulutan.
Mengetahui keberadaan korban, iapun menyiapkan cairan cuka para yang berukuran satu botol sirup ABC.
Saat berada di depan rumah rekan korban di Desa Pelabuhan Dalam, tanpa merasa curiga, anak Asbani (penghuni rumah, red) mempersilakan korban masuk ke rumahnya.
"Pagi itu, aku mendatangi ke rumah kawannyo di Desa Simpang Pelabuhan Dalam Pemulutan. Pas aku masuk, kujingok di dalam kamar ado dio (korban, red) sedang tidur di dipan. Langsung bae kusiram rainyo dengan cuka para sebanyak satu botol sirup ABC," kata Yusnita di Mapolsek Pemulutan, Minggu (29/5/2016).
Usai menyiram wajah korban dengan cairan cuka para, pelaku langsung kabur ke rumah saudaranya yang berada di Desa Ibul Besar, Pemulutan.
Seketika itu juga, korban Maharani langsung terbangun dari tidur lantaran merasa sakit pada bagian wajah dan matanya.
Mengetahui kejadian itu, masyarakat setempat langsung membawa korban menuju ke RS Bari Palembang guna diberikan perawatan medis.
Usai dirawat di RS, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Pemlutan berdasarkan LP/B/50/V/2016/Res OI/Sek Pemulutan.
Pelaku nekad melakukan perbuatannya tersebut, lantaran tersangka merasa cemburu dengan korban yang menuduh korban telah berselingkuh dengan suaminya inisial W.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/cuka-para_20160530_095352.jpg)