Rabu, 13 Mei 2026

Begini Cara Warga Jambi Akali Setelan Parabola Demi Nonton Sepakbola

Banyak masyarakat di Jambi akal-akalan melakukan tracking (melacak) sinyal siaran langsung pertandingan sepak bola.

Tayang:
Editor: fitriadi
Tribun Jambi
Grafis 

Di Kerinci, praktik serupa juga jamak dilakukan. Seorang pengguna jasa tracker parabola, Sairi mengatakan baru ia memasang parabola di rumahnya untuk menonton sepakbola.

Ia menyebutkan modal yang harus dikeluarkan untuk membeli peralatan dan kebutuhan lainnya mulai dari Rp 300 ribu sampai Rp 750 ribu. "Paling mahal 750 ribu lah, itu sudah dapat semua tv yang menyiarkan siaran langsung sepakbola atau olahraga lainnya," ungkapnya.

Seorang teknisi tracking parabola, Riko mengatakan sudah cukup banyak warga yang melakukan hal ini. "Kadang saya sendiri yang memasang, kadang sama kawan yang sudah lama kerja begini," bebernya.

Riko sendiri sudah menyiapkan mesin khusus untuk mendapatkan siaran bola. Ia mengatakan harganya berkisar Rp 300 ribu. Nanti mesin tersebut akan menggantikan mesin yang lama dipakai pelanggan.

"Kalau upah yang masang tergantung pelanggan lagi mau ngasih berapa. Yang jelas harga mesinnya Rp 300 ribu. Biasanya ada yang ngambil dua mesin bisa Rp 750 ribu. Itu siarannya lebih bagus dan lengkap," ungkapnya.

Ada pula cerita Andria yang rela memanjat genteng hingga tengah malam, demi menyaksikan kesebelasan favoritnya bertanding. “Saya pernah panjat genteng tengah malam, hanya untuk memutar payung parabola, untuk mencari siaran sepakbola di luar negeri,” kata Andria, pecinta sepak bola di Jambi.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved