Pastor dan Ustaz Ini Janji Tiru Ketegasan Ahok tapi Lembut di Pilkada Tapanuli Tengah
“Kalau Ahok kan nada bicaranya agak keras, tetapi saya kan pastor, jadi sebaliknya kalau saya," katanya.
BANGKAPOS.COM - Pastor Rantinus Manalu Pr dan Ustaz Sodikin Lubis mendeklarasikan diri sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Kamis (30/6/2016).
Deklarasi pasangan dengan sebutan Paus ini berlangsung di rumah pemenangan Jalan Padangsidimpuan Km 8,5 No 138, Sibuluan Indah, Tapanuli Tengah, Kamis (30/6/2016), dan dihadiri ratusan pendukung dan relawan.
“Hari ini, jam 11 dimulai sampai setengah satu, acara deklarasi untuk pencalonan Pastor Rantinus Manalu dan Ustad Sodikin Lubis,” ujar Pastor Rantinus seperti dikutip dari Katoliknews.com.
Romo Rantinus, yang merupakan imam Keuskupan Sibolga maju sebagai calon bupati. Sedangkan Ustad Solidikin sebagai calon wakil.
Pasangan ini akan maju melalui jalur independen atau bukan partai politik. Saat ini, sudah terkumpul sekitar 30 ribu dukungan dalam bentuk Kartu Tanda Penduduk (KTP) masyarakat dari yang ditentukan KPU sekitar 22.000 agar bisa menjadi peserta Pilkada Tapanuli Tengah 2017.
Pastor Rantinus berjanji akan memimpin Kabupaten Tapanuli Tengah dengan gaya kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, bila terpilih dalam Pilkada Tapanuli Tengah 2017 mendatang.
“Saya bersama ustaz Sodikin maju di Pilkada Tapteng atas dukungan dan dorongan dari masyarakat untuk perbaikan Tapteng ke depan,” ujar Rantinus.
Rantinus mengatakan, dirinya akan bersikap tegas dalam memimpin jika terpilih menjadi bupati Tapanuli Tengah, sebagaimana kepemimpinan gubernur DKI saat ini.
“Lebih dari sikap ketegasan Ahok akan saya lakukan dalam memimpin pemerintahan, untuk memberikan keadilan, memperjuangkan hak rakyat dan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di daerah ini," ujar Rantinus.
Namun menurut Rantinus, hanya ketegasan gaya Ahok yang akan diterapkannya kelak, tetapi dalam cara berbicara tidak seperti Ahok.
“Kalau Ahok kan nada bicaranya agak keras, tetapi saya kan pastor, jadi sebaliknya kalau saya," katanya.

Spanduk pasangan Paus, Pastor Rantinus Manalu dan Ustaz Sodikin Lubis
Dorongan kuat warga agar Romo Rantinus terjun dalam politik praktis dipicu oleh pengakuan akan komitmen imam itu pada upaya menghadirkan perubahan di tengah masyarakat.
Warga Tapanuli Tengah, punya pengalaman buruk dengan bupati sebelumnya, Bonaran Situmeang yang dijebloskan ke dalam penjara tahun lalu, karena kasus suap.
Romo Rantinus menjadi bagian dari masyarakat yang getol menyuarakan protes pada kebijakan Bupati Bonaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pastor-rantinus_20160701_024028.jpg)