Begini Kehidupan Manohara Sekarang Setelah Lama Tak Muncul di Televisi
wanita blasteran Amerika Serikat dan Bugis ini seolah hilang dari hingar bingar dunia entertaimen.
BANGKAPOS.COM -- Manohara Odelia Pinot (24) lama tak pernah lagi menghiasi layar kaca Indonesia. Sejak akhir 2009, saat konfliknya dengan Kerajaan Kelantan, Malaysia berakhir, wanita blasteran Amerika Serikat dan Bugis ini seolah hilang dari hingar bingar dunia entertaimen.
Kini putri dari George Manz dan Daysi Fajarina itu memulai peruntungan baru. Dikutip Tribun Timur, dia banting stir dari dunia hiburan ke dunia bisnis. Sekarang, Manohara menggeluti bisnis penerbitan dan kecantikan.

Instagram/@manodelia
Bisnis kecantikan dipilih wanita cantik ini sebab menyukai perawatan tubuh. Dia juga ini berharap wanita lain sadar akan pentingnya perawatan tubuh bagi wanita demi selalu tampil cantik di depan suami. Nama Manohara mencuat di berbagai media massa Indonesia dan Malaysia pada pertengahan bulan April 2009.
Konflik tersebut terjadi dengan suaminya, Tengku Muhammad Fakhry Petra, putera ke-3 Sultan Kelantan, Malaysia. Setelah kedua orangtuanya bercerai, sang ibu menikah dengan Reiner Pinot Noack yang berkebangsaan Perancis. Manohara juga memiliki seorang saudari tiri yang berusia lebih tua, bernama Dewi Sari Asih.
Kehidupan pribadi
Dikutip laman Wikipedia, Manohara bertemu dengan Tengku Fakhry di Perancis pada bulan Desember 2006. Mereka bertemu saat jamuan makan malam oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia. Terjalin hubungan di antara keduanya, dan pada 26 Agustus 2008 Manohara dan Tengku Fakhry menikah di Malaysia. Setelah menikah, Manohara mendapat gelar Cik Puan Temenggong.

Instagram/@manodelia
Selain itu Manohara juga menjadi anggota dari keluarga kerajaan Kelantan. Dua bulan kemudian, Manohara memutuskan kembali ke Jakarta dan tidak mau kembali ke Malaysia. Ia dikabarkan mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari suaminya. Ia juga meminta sang suami memenuhi janjinya menggelar pesta pernikahan di Jakarta.
Tengku Fakhry kemudian menjemput Manohara, membelikan mobil sebagai hadiah ulang tahun,. Selain itu juga mengajak Manohara beserta keluarganya untuk umrah bersama. Ketika selesai umrah pada 9 Maret 2009, Tengku Fakhry segera membawa istrinya kembali ke Malaysia.
Namun tidak membawa serta keluarga Manohara. Ibu Manohara, Daisy Fajarina, kemudian menyatakan bahwa ia mengalami pencekalan ketika akan mengunjungi putrinya di Malaysia. Daisy lalu meminta bantuan Pemerintah Indonesia dan Komnas HAM untuk mengatasi masalah tersebut. Kasus ini semakin mendapatkan perhatian.

Instagram/@manodelia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/manohara_20160713_171953.jpg)