Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Waria Jadi Pelampiasan Birahi Para Napi di Penjara

Mary mengakui dia salah, dia seharusnya tidak mencuri mobil yang menempatkan dia di penjara di tempat pertama

Tayang:

"Seharusnya, saya tidak mencuri mobil yang membawaku ke dalam penjara itu," ungkap Mary yang mengaku tak mengerti kenapa dia dijebloskan ke penjara pria.

Selama masa penjaranya, Mary dilabeli sebagai narapidana berisiko. Hal ini menyusul tiga kali upaya melarikan diri yang dilakukannya.

“Itu artinya saya harus hidup dalam pengamanan maksimum, dengan sebagian besar narapidana pelaku kekerasan," ungkap dia.

“Saya enggak mencoba kabur untuk hal lain, saya cuma pingin kabur dari kekerasan seks yang saya alami," ungkap dia lagi.

Pengalaman hidup di Boggo, diakui Mary, merupakan yang terburuk dan paling keji yag pernah dia jalani.

Mary mengaku, selama empat tahun masa penjara, ada tak kurang dari 2.000 kali kekerasan seksual yang dialaminya.

“Itu tindak perkosaan, dan saya dicambuk, dihancurkan, dan saya melakukan itu untuk bertahan hidup. Tapi upaya bertahan hidup yang saya lakukan pada dasarnya cuma untuk kenikmatan narapidana lain,” kata dia.

“Ini benar-benar neraka, dan saya serasa mati, inilah hukuman yang harus saya jalankan," kata dia.

Dia percaya wanita transgender diperkosa karena mereka terlihat seperti perempuan.

Mary memiliki payudara, tapi tidak operasi kelamin, dan kata pria hanya menginginkan seks.

Dia menceritakan kisahnya setelah seorang wanita transgender di WA dimasukkan ke dalam penjara laki-laki di Perth awal tahun ini.

Tapi ini adalah sesuatu yang terjadi di seluruh dunia.

Tara Hudson

Tahun lalu, transgender wanita Tara Hudson menghabiskan seminggu di sebuah penjara semua laki-laki di Gloucestershire di mana dia disiksa.

Dia dipindahkan ke sebuah penjara wanita setelah orang menandatangani petisi.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved