Pengusaha Sparepart Ini Pajang Helikopter di Depan Rumah Ini Penampakannya
"Ini hobi, kalau pesawat biasa kan kita hanya sekadar lihat dari jauh. Tapi kalau punya gini ya kita bisa menikmatinya dari dekat."
Penulis: Ardhina Trisila Sakti |
PANGKALPINANG, BANGKA POS - Rumah baru yang berlokasi di Tampukpinang Pura Jalur 2 (arah Tuatunu), Pangkalpinang ini berbeda dengan rumah lain.
Sebuah helikopter seberat 1,5 ton terparkir di halaman seluas 15x20 meter yang ditutupi rumput hijau yang baru ditanam. Lengkap dengan baling-balingnya, helikopter itu memiliki jenis yang sama dengan helikopter yang terparkir di Kantor Polda Babel.
Khairul (56), sang pemilik rumah, sengaja memajang helikopter bergambar Red Bull tersebut. Dia membuat helikopter itu sebagai aksesoris rumah. Di dekatnya terdapat sebuah landasan berdiameter dua meter dan lampu sorot.
"Ini hobi, kalau pesawat biasa kan kita hanya sekadar lihat dari jauh. Tapi kalau punya gini ya kita bisa menikmatinya dari dekat," tutur ayah empat anak itu.
Dari jauh helikopter yang dipajang Khairul tampak terlihat gagah, namun bila dilihat lebih dekat ke bagian dalam, helikopter yang menampung lima penumpang ini tak dilengkapi dengan mesin dan bangku penumpang.
Mulanya, badan helikopter ini tak dalam keadaan sempurna sampai ke Pangkalpinang, menggunakan transportasi laut, kepingan-kepingan badan helikopter diantar dengan merogoh kocek cukup dalam sebesar Rp 30 juta.
Sesampainya di Pangkalpinang, kepingan badan helikopter ini kemudian dirangkai kembali hanya dalam waktu satu hari dengan ongkos sebesar Rp 5 juta rupiah.
"Merakit di sini (Bangka) sebelum puasa," kata Khairul.

Bila dilihat dari dekat, helikopter Khairul bukan hanya tidak memiliki mesin dan bangku penumpang.
Ternyata baling-baling helikopter pun bukan dari yang asli. Khairul menuturkan harga baling-baling helikopter relatif mahal, setidaknya dari total enam baling-baling helikopter, harga sekeping baling-baling berkisar Rp.150 juta.
Untuk menyiasati baling-baling helikopter ini Khairul pun menggantinya dengan Fiber pipa paralon yang dibentuk lempeng.
Hobi Khairul terhadap helikopter tak diragukan lagi. Bukan hanya di halaman rumah, dia juga memiliki pajangan helikopter kecil yang dipasang di dinding ruang tamu.
Warga Pintu Air ini pindah tempat tinggal karena turut menjadi korban banjir Februari lalu. Kepada Bangka Pos, mantan pemain timah ini bercerita mengenai ide memajang helikopter sebagai aksesoris halaman depan rumahnya.
Ide ini tercetus dari anak sulung Khairul yang sukses menjadi pengusaha spare part pesawat terbang di Jakarta. Tertulis di bagian ekor helikopter PT. CRA tempat sang anak bernaung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/heli-pkp_20160808_135943.jpg)