Waduh! Job Fair Pangkalpinang Dianggap Tak Jelas
Pasalnya, tidak ada transparansi peserta yang dinyatakan lulus dan pemanggilan 800 peserta yang ikut mendaftar.
Penulis: Evan Saputra |
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kegiatan job fair (lowongan kerja) yang digelar 27-28 Juli lalu hingga saat ini belum ada kejelasan. Pasalnya, tidak ada transparansi peserta yang dinyatakan lulus dan pemanggilan 800 peserta yang ikut mendaftar.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertans) Babel, Didik Suprapto mengatakan wewenang pemanggilan ada pada perusahaan yang membuka lowongan. Namun jika tak ada kejelasan juga, Dinsosnaker Pangkalpinang dapat menanyakan kejelasan hal tersebut.
"Pelaksanan jof fair, menemukan pengguna pekerja dan pencari kerja. Untuk pemanggilan ini kewenangan ada di perusahaan masing-masing. Cuma nanti dinas tenaga kerja kota akan memanggil kembali perusahaan itu," kata Didik, Jumat (19/8/2016).
Didik mengaku memantau langsung jalannya job fair yang diselenggarakan Dinsosnaker Pangkalpinang. Hal ini terkait proses pendaftaran hingga pemanggilan peserta yang dianggap lulus di perusahaan.
Proses pendaftaran di perusahaan yang membuka lowongan pada jof fair berbeda dari tahun sebelumnya. Pasalnya, jof fair Juli lalu peserta tidak diwawancara hanya mengantarkan berkas lamaran.
"Sebenarnya perusahan harus memanggil peserta. Itu harus ada pemanggilan setelah wawancara di perusahaan, kalau tidak ada wawancara dan pemanggilan kita akan tanya, kenapa ini. Saya akan pantau dinas tenaga kerja kota, bagaimana tindak lanjutnya," tegasnya.
Didik meminta peserta job fair untuk bersabar menunggu pengumuman. Jika sudah ada yang dipanggil ataupun bekerja, Didik meminta untuk melapor. Hal ini berguna untuk mendata jumlah pencari kerja yang ada di kabupaten maupun kota.
"Yang sudah kerja harus melapor lagi, sehingga pencari kerja berkurang. Karena kita lihat dari pembuatan kartu kuning. Misalnya pencari kerja ada 100 orang yang terima 20 orang, seharusnya melapor, supaya tahu," katanya.
Salah seorang pendaftar di job fair, Zaya mengaku hingga saat ini belum mendapat panggilan. Ia sempat menanyakan kepada dua orang rekannya yang sama-sama mendaftar di job fair waktu itu.
"Belum ada panggilan, kawan-kawan juga belum, apa memang sudah ada yang dipanggil, atau memang belum, jadi terkesan tidak transparan," ungkapnya.
Mengenai proses pendaftaran, perempuan berkerudung ini mengaku mendaftar di enam perusahaan. Saat itu katanya, hanya mengantar berkas dan tidak ada wawancara.
"Tidak ada wawancara, kasih berkas aja. Kalau bisa kalau memang sudah dipanggil bisa dijelaskan, suapaya kita tidak berharap, dan mencari yang lain," imbuhnya. (L4)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/para-pelamar-yang-mendaftarkan-diri-pada-kegiatan-job-fair_20160727_221831.jpg)