Rabu, 29 April 2026

Ada Kisah Mistis di Balik Sejarah Museum Timah Pangkalpinang

Selain menyimpan sejarah penambangan timah, gedung museum Timah ternyata juga menyimpan kisah mistis.

Penulis: Iwan Satriawan | Editor: Iwan Satriawan
bangkapos.com/Iwan S
Museum Timah satu-satunya di wilayah Asian yang ada di di Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM--Kota Pangkalpinang sebagai ibukota  Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki satu-satunya museum timah di kawasan Asia, bahkan mungkin inilah satu-satnya muesum timah di dunia.

Museum yang berada di  dekat pusat kota yaitu jalan Ahmad Yani Pangkalpinang tersebut menempati gedung tua peninggalan penjajahan Belanda yang sudah berusia ratusan tahun.

Jika anda berkunjung ke museum ini, kesan bangunan tua beraksitektur Belanda jelas terlihat sejak masuk halaman museum.

Kesan kuno ini bertambah kuat dengan dipajangnya sebuah lokomotif kuno yang dulunya digunakan untuk penambangan timah pada masa penjajahan Belanda di halaman museum.

Namun kesan kuno inilah yang menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pengunjung museum Timah.

Apalagi ketika masuk kedalam museum, diorama sejarah penambangan timah tempo dulu sejak abad ke 17 dimasa kesultanan Palembang dan kolonial Belanda dengan rapi ditampilkan di sejumlah ruangan didalamnya.

Ada gambar-gambar penambangan timah sejak jaman Belanda plus alat-alat penambangan yang digunakan.

Ada alat tradisional centong air kayu yang digunakan kuli tambang timah untuk menciduk air dan bijih timah serta alat-alat jadul lainnya.

Semuanya tersusun rapi dalam etalase kaca dengan dekorasi dan pencahayaan yang apik‎.

Selain menyimpan sejarah penambangan timah, gedung museum Timah ternyata juga menyimpan kisah mistis.

Seperti yang diungkapkan oleh  Iskandar (62) penjaga museum Timah.

Pria yang sudah belasan tahun bertugas menjaga museum itu sejak tahun 2000 silam, mengaku sudah beberapa kali mengalami peristiwa mistis saat menjaga museum tersebut.

Iskandar mengaku pernah saat ia sedang tertidur saat bertugas, tiba-tiba saja ada yang menyelimuti dirinya dengan selimut hitam.

"Pernah pas sedang jaga ada bola api yang awalnya kecil lalu semakin membesar dan selanjutnya menghilang. Kata orang itu pulung, tapi karena saya tidak tahu waktu itu ya tidak ada rasa ketakutan," ungkap Iskandar kepada bangkapos.com beberapa waktu lalu.

‎Menurutnya, sejak awal bertugas menjaga museum Timah memang sudah pernah diperingatkan mengenai adanya hal-hal mistis di gedung museum Timah karena gedung itu merupakan gedung tua.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved