Senin, 8 Juni 2026

Di Balik Mitos Buruk, Ternyata Ada 13 Kehebatan Burung Gagak

Memiliki warna gelap, memiliki suara serak nyaring dan menusuk telinga, membuat Gagak kerap dikait-katikan dengan hal-hal mitos

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
CBS NEWS NETWORK
Seekor burung Gagak yang tertangkap kamera tengah menggigit pisau dari tempat kejadian perkara di Vancouver, Kanada. 

Burung gagak memiliki tingkat solidaritas yang tinggi. Hal ini terbukti Ketika satu burung gagak terluka maka gagak yang lain akan datang membantu, bahkan terkadang bisa mencapai puluhan gagak yang berkumpul untuk menolongnya.

5. Keberanian

Berbeda dengan burung lainnya, gagak berani mendekati manusia untuk memeriksa apakah ada makanan yang dibawa, Dibandingkan dengan burung rajawali dan elang, burung gagak memiliki ukuran yang kecil. Tetapi mereka bernai mencuri makanan dari burung Elang bahkan manusia sekalipun.

6. Suka mandi

Meski warnanya yang terlihat sangat hitam tersebut, ternyata mereka sangat rajin merawat dan membersihkan diri mereka dengan mandi.

Bahkan mereka memiliki beberapa warna yang tetap didominasi warna gelap, baik warna kelabu dan lainnya.

7. Kemampuan otak

Burung gagak merupakan burung paling pintar di dunia. Para ilmuwan di Jepang telah melakukan penelitian dengan meletakkan makanan di dalam sebuah kotak. Ketika burung lain tidak dapat membuka kotak tersebut, Burung gagak dengan mudah dapat membukanya.

Mereka juga mampu mengingat beberapa hal sangat baik dan bahkan memiliki kemampuan menyusun suara yang bagus setara dengan kemampuan bahasa manusia primitif.

Gagak memiliki kemampuan untuk membedakan simbol-simbol yang mewakili jumlah.

8. Setia Kepada Pasangan dan Mewariskan Dendam Turun Temurun

Burung gagak jantan tidak mengawini betina lain lagi di sepanjang hidupnya, yang dalam beberapa spesies mencapai usia 21 tahun.

Tapi ada dua perkawinan lagi berkaitan telur menetas, bila telur betina tidak menetas maka jantan akan meninggalkan pasangannya dan mencari pasangan lain dan mulai hidup baru.

Perkawinan dengan betina lain ini juga dilakukan bila betina pasangannya mengalami kematian. Makhluk malang ini mengajarkan kepada kita pelajaran melalui cinta dan kasih sayang dan kesetiaan antara pasangan dan bahwa ketika mencari betina lain untuk menjadi pasangannya dilakukan dengan alasan kuat dengan maksud menjaga kelangsungan jenisnya, atau untuk keturunannya setelah kematian dan tidak menggunakan kesempatan untuk mencari betina lain karena lebih cantik dan indah daripada pasangan betina atau lebih muda dari mereka.

Jika mereka bermusuhan, maka mereka bisa mengenal musuhnya itu baik itu mahkluk lain maupun manusia hingga puluhan tahun.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved