Cara Berjualan Pedagang Soto Ini Bikin Orang Merinding, Begini Ceritanya
Cara penjualan yang unik dan inspiratif, disampaikan seorang Dosen dari Universitas Negeri Yogyakarta dan beredar di medsos.
BANGKAPOS.COM - Siapa tak kenal makanan khas Indonesia bernama soto?
Makanan berkuah segar disajikan dengan mangkuk serta nasi ini digemari banyak orang di Indonesia.
Warung-warung berjualan soto pun mudah dijumpai di berbagai daerah di Indonesia.
Tiap daerah memiliki ciri khas rasa soto dan cara penjualan yang berbeda-beda.
Salah satunya yang unik dan inspiratif adalah cara penjualan soto yang berada di Solo, Jawa Tengah.
Tepatnya, warung soto tersebut bernama soto yosodipuran berlokasi dekat museum Pers Solo dan pemiliknya bernama Bu Amir.
Cara penjualannya yang unik dan inspiratif, disampaikan oleh Bu Das Salirawati, seorang Dosen dari Universitas Negeri Yogyakarta dan telah beredar di media sosial.
Berikut ini kisah yang beredar di media sosial:
"WAJIB DIBACA BAGI PARA PENGUSAHA KULINER dan NON PENGUSAHA
Bu AMIR penjual soto yosodipuran SOLO
Kisah ini disampaikan oleh Bu Das Salirawati, Dosen Hebat Univ. Negeri Yogyakarta
Dalam rangka perjalanan untuk pekerjaan ke Solo, suatu hari saya mampir makan di warung soto di Solo.
Habis bubaran salat jum'at saya mampir ke warung soto itu, karena sangat ramai dikunjungi pelanggannya. Saya pikir soto ini pasti enak karena pengunjungnya sampai ke teras warung...
Suasananya rada aneh, ketika saya lihat sekeliling meja, banyak sekali abang-abang becak yang makan di sana.
"Hemmm.. Pantesan rame, sotonya memang benar-benar enak!"
Ketika selesai makan dan mau membayar, Bu Amir pemilik warung soto itu melarang saya mengeluarkan uang.
"Tidak usah bayar Dik, terima kasih atas kunjungannya.".. ..
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/soto_20160906_071704.jpg)