Selasa, 5 Mei 2026

Sangat Mungkin Babel Jadi Satu Titik Poros Maritim Dunia

Melihat lokasinya yang strategis,Bangka Belitung (Babel) sangat memungkinkan menjadi salah satutitik dari poros maritim dunia.

Tayang:
Editor: Hendra
IST
Bupati Bangka Tengah Erzaldi Rosman Djohan SE MM (tengah) serius berbincang dengan Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi (kanan) dan Wakil Rektor II UBB Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc, usai penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Bangka Tengah dengan UBB di Ruang Rapat Bupati, Senin (05/09/2016) siang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA,-- Melihat lokasinya yang strategis,Bangka Belitung (Babel) sangat memungkinkan menjadi salah satutitik dari poros maritim dunia.

Apalagi Babel secara geografis dan geostrategis memang berada di ‘poros’ antara Selat Melaka, Selat Phillips, Melaka, Singapura, Batam dan Jakarta.

Untuk‘membumikan’ Babel sebagai titik dari poros maritim,diperlukan cara berpikir (mindset)‘melompat’,antara lain dengan menyiapkanpelabuhan, galangan kapal serta jangka pendekmenyiapkan sumberdaya manusia yang berkualifikasiahli madya (D3) di bidang kemaritiman.

“Konkretnya perlu didirikan Politeknik Maritim (Polimarin) di Babel.Alhamdulillah,Bupati Bangka Tengah menyambut baik, bahkan Beliau telahmenyiapkan lahan seluas 100 hektar di Batu Berigak sebagai lokasi Kampus Polimarin itu,” ujar Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc, Wakil Rektor II UBB dalam jumpa pers di Resto Pagi Sore, Senin (05/09/2016) petang.

Sebelumnya, Senin siang, Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi didampingi Warek II Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc, Warek III Fadilah Sabri ST M.Eng dan Ketua UPT TIK Ir Eddy Jajang J Atmaja MM PhD (Cand) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Bupati Bangka Erzaldi Rosman Djohan SE MM di Ruang Rapat Pemkab Bangka Tengah.

Dalam acara itu, Erzaldi Rosman Djohan menyambutantusias dan mendukung penuhrencana mendirikan Polimarin di Bangka Tengah.

Pemkab kata Erzaldi akanmenyediakan lahan seluas 100 hektar untuk kampus Polimarin di Batu Berigak.Bahkan bila mendesak, bupati mempersilakan memakaigedung eks PT Koba Tin.

"Tentang pasokan listrik, jalan serta sarana dan prasarana lainnya,segera kami siapkan," ujar Erzaldi usai penandatangan MoU.

Erzaldimenilai idealnya lokasiKampus Polimarinberada di sekitar kawasan pengembangan pelabuhan, dan galangan kapal di kawasan Batu Berigak.

“Kawasan Pantai Timur Bangka Tengah telah kita survei, memang ideal sebagai lokasi pengembangan pelabuhan, galangan kapal, kampus Polimarin dan jeti kapal cepat rute reguler Bangka-Belitung,” ulas Erzaldi.

Hasil citra satelit, paparnya, laut di Pantai Timur Bateng terkategori dalam (23-30 meter) dan bebas dari hambatan karang laut.

“Dari sini, jarak tempuh kapal cepat ke Tanjungandan hanya satu setengah jam.Jauh lebih singkat ketimbang sekarang sekitar 4,5 jam,” tukas Erzaldi.

Bupati Bateng ini yakin dengan jarak tempuh 1,5 jam,‘luberan’ wisatawan diBelitung akan tertarik menikmati panorama alam dan laut Pulau Bangka.

“Belum habis kopi yang disediakan pihak pengelola kapal cepat, ‘kanmereka sudah tiba pelabuhan Betu Berigak Bangka Tengah,” ujar Erzaldi.

Rute ‘baru’ kapal cepat (Batu Berigak-Tanjungpandan) itu nantinyamenurut Erzaldi,sekaligus menjadi ‘jembatan’ laut antara Bangka dan Belitung.

“Sudah tentuhal itu akan menjadi faktor pendorong berkembangnya pariwisata diBateng.Kamipunsudah merencanakan pengembangan pariwisatadi Batu Berigak dan sekitarnya, serta pulau-pulau lainseperti Pulau Ketawai, ” ujar Erzaldi.

Wakil Rektor II Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc mengemukakan, kehadiran Polimarin yang diinisiasi UBB itu merupakanbagian dari konsep besar Indonesia sebagai Poros Maritim.

“Kalau di Bangka Tengah ada Polimarin.Di Belitung pun ada, program studinya: pariwisata, kelautan dan Perikanan.Kami, UBB,sudah menjumpaiBupati Belitung dan Belitung Timur,” ujar Agus Hartoko.

Bupati Erzaldi minta segera dibentuk tim dengan pembagian tugas yang jelas.Minggu depan tim dengan bekal proporsal itu,sudah ‘terbang’ ke Jakarta menemuisejumlah pimpinan di kementerian, antara lain Kemenristekdikti, Perhubungan, Kelautan dan Perikanan.

“Kita harus ‘move on’ danberkejaran dengan waktu. Insyaallah,tahun 2017 Polimarin itusudah mulai hadir di sini,” tukas Agus Hartoko yang sebelumnya terlibat aktif ‘membidani’ sejumlah Polimarin di Indonesia.

Agus mengungkapkan tenaga ahli madya atau D3 jebolan Polimarin sangat diperlukan, terlebih ratio antara permintaan jebolan Polimarin dengan lulusannya masih jauh dari memadai.

“Padahaldengan Indonesia sebagai Poros Maritim itu,sangat memerlukan peran dan kiprah langsungdarisumber daya manusia berkualifikasi jebolan Polimarin,” ujar Agus Hartoko yang menambahkan status Polimarin di Bateng langsung negeri.

Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi menambahkan pasar kerja jebolan Polimarin sangat luas.Selain memang jumlahnya tak banyak,Batam dan sekitarnya sebagai kawasan industri maritim misalnya membutuhkan banyak ahli madya itu.

Agus Hartoko melihat kehadiran Polimarin dapat mendukung kepariwisataan di Bangka Tengah, sebab di lokasi kampus akan dibangun 'public aquarium' dan museum maritim.

"Faedahnya banyak untuk edukasi dan tourism.Apalagi bila dermaga kapal cepat rute Batu Berigak-Tanjungpandan jadi.Dengan sendirinya ‘length of stay’ (lama tinggal) wisatawan keBateng bertambah, " ujar Agus Hartoko.

Erzaldi menjelaskanuntuk mengembangkan destinasi wisata di Bangka dirinyaselaku bupati telah melakukan sejumlah cara. Yang ‘teranyar’mengundang sejumlah operator 'cruise' (kapal pesiar) ke Bangka Tengah.

“Kalau itu terwujud,tak cuma wisatawan ke Bangka Tengah bertambah, tapi destinasi dan pulau-pulau kita seperti Ketawai akan menjadi tarikan wisatawan dunia,” ujar Erzaldi menjelaskan bahwa salah satu rute 'cruise' itu adalah Singapura-Bangka-pulau kecil di atas negeri Serawak Malaysia.

Bangka Tengah lanjut Erzaldi punya banyak tarikan wisata pulau. Salah satu di antaranya adalah Pulau Gelasa yang disebut sebut bakal diminati wisatawan asal Tiongkok.

"Pulau Gelasa kerap dilayari kapal yang biasa mengambil rute ALKI 1," ujar Erzaldi. (*)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved