Tak Terima Rekannya Ditangkap, Sekelompok Pelajar Serang Polisi

Dengan membabi buta, lima pelajar kawanan itu memukul dan melempari Brigadir Erlangga dengan batu.

Tak Terima Rekannya Ditangkap, Sekelompok Pelajar Serang Polisi
TRIBUNSUMSEL.COM/SRI HIDAYATUN
Sejumlah pelajar diamankan karena tawuran usai upacara bendera HUT ke-71 Kemerdekaan RI di Palembang. 

BANGKAPOS.COM, DEPOK-- Seorang anggota Satlantas Polresta Depok, Brigadir Erlangga di Jalan Juanda, Sukmajaya, Depok, Jumat (9/9/2016) diserang kawanan pelajar.

Pelajar yang tergabung dalam SMA dan SMK Ganesha, Depok, nekat menyerang tak terima rekannya yang membawa senjata tajam diamankan polisi karena diduga hendak tawiran.

Dengan membabi buta, lima pelajar kawanan itu memukul dan melempari Brigadir Erlangga dengan batu.

Beruntung tidak ada luka serius yang dialami Brigadir Erlangga dalam peristiwa itu.

Bahkan tiga orang pengeroyoknya berhasil diamankan polisi. Mereka adalah BN (16) dan RR (17) siswa SMA dan Yudi Sofian (21) alumni SMK Ganesha Depok.

Erlangga menyebutkan awalnya ia yang sedang berjaga di Pos Polisi di Jalan Juanda Depok didatangi seorang ibu yang resah karena banyaknya pelajar SMA dan SMK yang berkerumun di depan Perum Pelni, Sukmajaya, Depok di Jalan Juanda.

Apalagi diantara mereka disebutkan ada yang membawa celurit sehingga diduga hendak tawuran dengan kelompok pelajar lainnya.

Untuk mencegah terjadinya tawuran, Erlangga bersama dua orang rekanya sesama anggota polantas,bmenuju ke lokasi dimana para pelajar itu berkumpul.

"Begitu melihat kami, puluhan pelajar itu berlarian kabur. Saya berhasil menangkap seorang dari mereka karena jelas sekali membawa celurit. Namun celuritnya sempat dibuang ke rawa-rawa," kata Erlangga.

Melihat seorang rekannya yang diketahui adalah Yudi, alumni SMK Ganesha dibekuk Erlangga, beberapa pelajar lainnya menyerang Erlangga.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved