Ketahuan Mencuri Emas, Tangan Iksan Nyaris Putus Ditebas Korbannya

Tangan kirinya nyaris putus ditebas korbannya, Syarif Hidayatullah, Kamis (14/9/2016) sekira pukul 03.00 Wita di lokasi pemukiman liar

Ketahuan Mencuri Emas, Tangan Iksan Nyaris Putus Ditebas Korbannya
ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad

BANGKAPOS.COM, MBAY - Naas menimpa Iksan (70), warga asal Dompu, Kabupaten Bima, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tangan kirinya nyaris putus ditebas korbannya, Syarif Hidayatullah, Kamis (14/9/2016) sekira pukul 03.00 Wita di lokasi pemukiman liar, daerah Persawahan KM 2 Kiri, Kelurahan Mbay I, Kabupaten Nagekeo.

Iksan dibacok gara-gara kepergok mencuri uang dan perhiasan emas di pondok milik warga bernama Amri.

Kapolsek Aesesa, AKP Jamaludin yang ditemui di Mapolsek Aesesa, Kamis siang, menjelaskan, korban pembacokan sekaligus pelaku pencurian, Iksan awalnya masuk ke rumah Syarif Hidayatullan di areal Persawahan KM 2 Kiri.

Belum sempat mencuri sesuatu, Iksan terlanjur kepergok Nyonya Syarif.

Mengetahui dirinya kepergok nyonya rumah, Iksan kabur dan berpindah ke rumah tetangga bernama Amri.

Di rumah Amri pelaku sempat menggondol uang senilai Rp 1 juta, kalung dan cincin emas.

Ia kemudian kabur ke lokasi persawahan. Melihat Iksan kabur, Syarif melakukan pengejaran.

Ketika hampir tertangkap, Iksan ternyata membentengi diri dengan parang.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved