Sabtu, 11 April 2026

Inilah 5 Acara Televisi Populer yang Kena Semprit KPI, Simak Apa Alasan di Balik Semua Itu

belakangan tak sedikit program acara yang mendapat teguran dari KPI (Komisi Penyiaran Indonesia). Hal ini dikarenakan, acara-acara program

Editor: Iwan Satriawan
Komisi Penyiaran Indonesia 

BANGKAPOS.COM--Televisi merupakan hiburan yang tak bisa dipisahkan dengan kita. Setiap hari, televisi pasti kita tonton.

Bahkan televisi selalu senantiasa menyala menemani kita setiap pagi, mempersiapkan diri untuk berangkat beraktifitas.

Dari berita tentang negeri sendiri, atau mengenai artis kesayangan, lengkap tersedia. Pun hiburan yang membuat kita tertawa setelah melepas penat seharian.

Namun, belakangan tak sedikit program acara yang mendapat teguran dari KPI (Komisi Penyiaran Indonesia). Hal ini dikarenakan, acara-acara program tersebut menayangkan hal-hal yang dapat membawa pengaruh buruk bagi masyarakat yang menontonnya.

Wah, acara apa saja ya yang pernah dicolek oleh KPI?

1. Program Baru Ibunda Raffi Ahmad

Pelan-pelan namun pasti, Raffi Ahmad membawa semua keluarganya untuk memasuki dunia hiburan. Setelah sukses membawa adiknya, Syahnaz hingga menjadi pemain sinetron pendatang baru, kini giliran sang mama, Amy Qanita.

Beberapa waktu yang lalu, Amy mendapat program acara sendiri yang bertajuk ‘Rumah Mama Amy‘. Belum lama tayang, acara ini kena sentil KPI.

Hal ini terjadi saat Mama Amy mewawancarai seorang anak tentang konflik di keluarganya. Hal ini dinilai KPI merupakan suatu pelanggaran.

“Mewawancarai seorang anak mengenai hal-hal di luar kapasitas mereka untuk menjawab (seperti perceraian, konflik keluarga, dan lainnya) seperti itu tidak dapat ditayangkan.” jelas pihak KPI.

2. Acara Musik dengan Kuis-kuis

Dahsyat baru saja memenangkan penghargaan sebagai Program Pagi Terpopuler 2016 pada Indonesian Television Award.

Namun, bukan tanpa kendala, program ini pun beberapa kali kena teguran oleh Komisi Penyiaran Indonesia. Dahsyat dengan tegas ditegur oleh KPI lantaran ulah Zaskia Gotik yang menyebut PANCASILA dengan sebutan ‘bebek nungging’.

Namun, hal ini terulang lagi ketika acara ini mengadakan kuis-kuis yang bertajuk ‘Seberapa Peka’ di mana terdapat adegan beberapa orang ditutup matanya dan mencium kain pel kemudian diminta untuk menebak benda tersebut.

KPI Pusat menilai acara demikian tidak layak untuk ditayangkan. Hal ini dikarenakan bertentangan dengan norma kesopanan yang berlaku di masyarakat. Wah, iya juga ya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved