Ina Histeris, Suami dan Lima Saudaranya Tewas Terpanggang
Saat asyik menambal ban, tiba-tiba anak Marline yang tengah bermain menyenggol spiritus di depan bengkel.
BANGKAPOS.COM, TANGERANG -- Hari Minggu (18/9) sekitar pukul 21.00 WIB menjadi hari yang tak terlupakan seumur hidup bagi Ina Tampubolon (28).
Hari itu merupakan momen yang paling mengenaskan menimpa keluarga kecilnya.
Si jago merah merenggut nyawa enam anggota keluarganya sekaligus.
Ina dan suaminya, Warsito Tampubolon (35), mengontrak sebuah bangunan kios di Jalan Raya Legok Karawaci, Kampung Angris RT 03/ RW 01 Kelurahan Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Di kios tersebut keluarga ini membuka usaha bengkel tambal ban dan menjual bensin eceran.
Malam itu, mereka didatangi oleh saudaranya, Marline (35) bersama isteri dan anak-anaknya.
Keceriaan pun sempat terpancar dalam pertemuan keluarga tersebut. Mereka saling bercerita dan terlibat obrolan yang seru.
Namun keceriaan itu hanya berlangsung singkat. Bahkan berubah menjadi duka dan nestapa.
Ketika itu ada pelanggan yang hendak menambal ban di bengkel milik korban.
Ina pun memilih menggantikan suaminya melayani pelanggan, lantaran Warsito sedang menjamu Marline beserta keluarganya.
Petaka itu pun terjadi. Saat asyik menambal ban, tiba-tiba anak Marline yang tengah bermain menyenggol spiritus di depan bengkel.
Api dengan cepat kemudian menyambar bensin eceran dan tabung gas di lokasi tersebut. Suasana pun menjadi kacau balau.
Mereka panik melihat kobaran api yang semakin membesar. Ina sempat menjerit meraung-raung meminta pertolongan.
"Saya sudah teriak-teriak minta tolong," ujar Ina terdengar lirih saat ditemui di RSUD Tangerang, Senin (19/9).
Namun sayangnya Marline yang ketakutan mencoba menyelamatkan diri ke kamar mandi bersama anak-anaknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/terbakar_20160919_083829.jpg)