Marwah Daud Sebut Dimas Kanjeng Mengadakan Uang Buat Kemaslahatan Umat
Marwah Daud Ibrahim menegaskan Taat Pribadi tidak pernah menggandakan uang melainkan mengadakan uang untuk kemaslahatan umat.
BANGKAPOS.COM, PROBOLINGGO - Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng, Marwah Daud Ibrahim menegaskan guru besar mereka Taat Pribadi tidak pernah menggandakan uang melainkan mengadakan uang untuk kemaslahatan umat.
Hal ini diungkapkan Marwah kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke Padepokan Dimas Kanjeng di Dusun Cemengkalang, Desa Wangkal, Probolinggo, Sabtu (1/10).
"Jadi ini bukan penggandaan tapi ini pengadaan," tegas Marwah pada wartawan saat berkunjung di Padepokan Dimas Kanjeng.
Marwah juga menegaskan di Padepokan Dimas Kanjeng tidak pernah ada mahar dari para santri yang ingin bergabung.
Wanita yang juga pengurus MUI dan ICMI ini mengibaratkan seperti di sebuah organisasi yang mewajibkan seluruh anggotanya untuk bayar iuran wajib.
"Sama dengan organisasi, ada iuran pokok, kalau di sini mahar. Kalau koperasi simpanan wajib kalau di sini biasanya sesuai dengan keperluan dan kemampuan. Misalnya mau bangun jalan, pendopo. Tapi di sini juga biasa disebut saweran tapi dicatat meski sifatnya saweran," ungkap Marwah.
Apakah Dimas Kanjeng menjanjikan kepada para santri?
"Beliau tidak pernah berjanji, tapi dengan melihat gambar-gambar. Insya Allah, masya Allah," pungkas Marwah.
Ratusan pengikut Taat Pribadi di Padepokan Dimas Kanjeng menyambut meriah kedatangan Marwah Daud Ibrahim, saat mengunjungi para padepokan, Sabtu (1/10).
Para pengikut yang masih tinggal di tenda tampak sumringah melihat ketua yayasannya (Marwah Daud) tiba di padepokan.
Para pengikut laki-laki dan perempuan langsung bersalaman dan sungkeman. Bahkan disambut dengan pembacaan salawat.
Setelah itu pengikut memberikan yel-yel "merdeka! Allahu Akbar! Hidup padepokan!".
Tak hanya itu, di depan tenda, Marwah Daud menanyakan kepada pengikut.
"Sudah makan kan? Makanan di sini cukup kan?" tanya Marwah Daud kepada ratusan pengikut.
Pertanyaan Marwah Daud langsung dijawab oleh pengikut,"Alhamdulillah sangat cukup bunda, kami di sini tidak kekurangan untuk makan."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/marwah-daud-ibrahim_20161002_091151.jpg)