Rabu, 22 April 2026

Anggota DPR Menangis Minta Tinggalkan Dimas Kanjeng, Malah Marwah Daud Kirim Pesan Ini

Akbar Faisal menangis tersedu-sedu saat meminta Marwah Daud Ibrahim untuk pulang dan meninggalkan ajaran Dimas Kanjeng.

Editor: fitriadi
Repro/Kompas TV
Mantan anggota DPR RI, Marwah Daud Ibrahim (tengah) terlihat di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, di Probolinggo, Jawa Timur, saat penangkapan Dimas Kanjeng oleh Polda Jawa Timur, Kamis (22/9/2016) lalu. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Akbar Faisal menangis tersedu-sedu saat meminta Marwah Daud Ibrahim untuk pulang dan meninggalkan ajaran Dimas Kanjeng.

Hal itu disampaikan Akbar saat tampil menjadi salah satu narasumber di acara talkshow ILC TV One, Selasa (4/10/2016).

Akbar sempat melontarkan permintaan maafnya dalam bahasa Bugis kepada Marwah dan membuatnya sedikit terbata saat mengutarakannya.

"Addampengengka (maafkan saya) Kak Marwah, pulanglah. Kembalilah kepada kami, kami mencintaimu. Pulanglah kak," kata Akbar dengan bergetar lalu dia pun tak melanjutkan pembicaraannya.

Mendengar ajakan dari Akbar tersebut, Marwah terlihat sesekali tersenyum sambil menganggukkan kepalanya. Marwah tidak menanggapi ucapan Akbar saat itu juga.

Namun esok harinya, melalui pesan WhatApp Marwah menjawab ajakan Akbar tersebut.

Alih-alih menerima ajakan tersebut Marwah malah membuat keputusan mengejutkan.

“Ini WhatsApp kakanda Marwah Daud Ibrahim kepada Akbar Faizal menanggapi ajakan untuk kembali ke jalan yang benar, meninggalkan Dimas Kanjeng. Mari doakan beliau agar mendapat hidayah,” tulis Akbar.

 

"Adalah hak adinda saya Akbar Faisal mengajak saya kembali. Tapi juga hak saya untuk memohon kepada beliau, Dinda, izinkan saya melanjutkan perjalanan," ujar Marwah seperti dikutip dari akuan facebook Tim Akbar Faisal Rabu (5/10/2016).

"Banyak rahasia di balik rahasia yang belum tepat untuk saya ungkapkan. yakinlah kebenaran hanya milik Allah," lanjutnya lagi.

Marwah tampak begitu yakin dengan pilihannya itu. Ia bahkan berdoa agar semuanya ditunjukkan jalanb yang lurus.

Memilih Dimas Kanjeng

Demi membela Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Marwah Daud Ibrahim rela mundur dari kepengurusan Majelis Ulama Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Najamuddin Ramly.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved