Tengah Malam, Polisi Kejar-kejaran dengan Iwan Spesialis Pencuri Ruko

kepolisian terpaksa melakukan kejar-kejaran karena pelaku sempat ingin melarikan diri dari sergapan kepolisian.

Tengah Malam, Polisi Kejar-kejaran dengan Iwan Spesialis Pencuri Ruko
bangkapos.com/Ajie Gusti Prabowo
Pelaku pencurian, Iwan (39) saat di periksa oleh unit Reskrim Polsek Bukit Intan Pangkalpinang, Rabu (5/10/2016). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gembong pencurian sejumlah toko di Pangkalpinang akhirnya tertangkap.

Pria bernama Iwan Suryadi (39) itu disergap tim gabungan Polsek Bukit Intan dan Tim Buser Polres Pangkalpinang Selasa (4/10) jelang tengah malam.

Tim yang dipimpin Kapolsek Bukit Intan, AKP Hendratmoko menciduknya saat akan beraksi lagi di sebuah toko di kawasan Pasar Pembangunan, Pangkalpinang.

"Dari hasil penyelidikan dan rekaman CCTV dari TKP di toko ponsel, ternyata peTenlaku inilah yang selama ini meresahkan masyarakat. Baik dari pakaian yang dikenakan, ukuran badan hingga tato di lengan kanan atasnya yang membuatnya tidak bisa mengelak lagi," ujar Hendratmoko mewakili Kapolres Pangkalpinang, AKBP Heru Budi Prasetyo saat ditemui di kantornya, Rabu (5/10).

Selain itu, dalam proses penangkapannya pun, kepolisian terpaksa melakukan kejar-kejaran karena pelaku sempat ingin melarikan diri dari sergapan kepolisian.

Iwan Suryadi ternyata selama ini tinggal di bawah jembatan di belakang Masjid Jamik Pangkalpinang. Hal itu diakuinya usai diamankan polisi.

Ketika ditanya mengapa dirinya tinggal di tempat itu, Iwan yang menjawab terbata-bata mengakui, bahwa tidak ada tempat tinggal bagi pendatang seperti dirinya yang berasal dari wilayah Palembang.

"Sudah lima bulan di sini, tidur di pipa-pipa bawah jembatan itu sendirian pak, awalnya mau kerja TI, tetapi tidak dapat jadi begini pak," ujar pria yang telah memiliki tiga anak ini.

Dia mengatakan, selama lima bulan ini sudah empat toko yang dimasukinya, yaitu toko ponsel di Jalan Masjid Jamik dua kali, toko elektronik dan satu toko manisan di pasar pembangunan.

"Barangnya saya jual di Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang, uangnya saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved