Rabu, 8 April 2026

Irfan Sembiring Dulu Gitaris Hebat Kini Jadi Pendakwah

Akibat tekanan hidup dan sahabatnya ada yang meninggal, Irfan akhirnya sadar dan memutuskan untuk berubah.

Editor: fitriadi
Ohbulan
Irfan Sembiring 

BANGKAPOS.COM - Hidayah Allah SWT bisa datang dari berbagai cara, hanya saja kita tidak tahu kapan hidayah itu datang. Tapi bila sudah dapat hidayah hanya hambaNya saja yang tahu betapa indahnya pemberian itu.

Seperti contoh diperlihatkan seorang pemusik yang tenar di Malaysia yang mengambil keputusan untuk kembali ke jalan yang benar.

Kisah ini dibagikan akun Facebook Ali Russi, dia menceritakan seorang mantan pemain gitar hebat yang pernah tampil di konser pembuka grup band ternama Metallica. Pasti anda semua tahu dengan band rock asal Amerika Serikat tersebut bukan? Tapi apa yang membuat pria bernama Irfan Sembiring ingin berubah?

Kisah Irfan

Alhamdulillah, dalam kesibukan mencari keperluan di acara Asian Food Festival aku dihubungi oleh sejumlah rekan mantan rocker yang memberitahu bahwa seseorang yang aku kagumi sejak bangku sekolah menengah yang merupakan seorang legenda musik metal Indonesia menjadi seorang pendakwah di Gombak Kuala Lumpur.

Beliau adalah Irfan Sambiring, pegagas band Heavy dan Trash Metal Indonesiaa yaitu Band Rotor.

Band Rotor merupakan pelopor arena Musik Heavy da Trash Metal di Indonesia. Ratusan ribu orang menghadiri konsernya waktu itu.

Seorang lagenda musik yang disegani pada tahun 90-an

Kini Irfan tidak lagi berambut panjang dan beliau saat ini mengenakan jubah dan sorban, menjadi seorang pendakwah dari kampung ke kampung, kota ke kota, bahkan dari satu negara ke negara mengajak manusia kembali kehidupan sesuai tuntunan nabi Muhamad SAW.

Becita-cita besar, pergi ke Amerika Syarikat dan akhirnya..

Di tahun 1993 Band Rotor mendapatkan kesempatan membuka konser Metalicca di Jakarta, akibat konser tersebut puluhan orang meninggal dan menimbulkan kerusuhan.

Iran dan beberapa rekannya kemudian hijrah ke Amerika Serikat untuk mengembagkan musik mereka.

Namun, nasib tak berpihak pada mereka, mereka gagal dan Irfan sempat tinggal di San Fransisco dan tak beberapa lama kembali ke Indonesia.

Detik Irfan kembali ke jalan yang benar

Akibat tekanan hidup dan sahabatnya ada yang meninggal, Irfan akhirnya sadar dan memutuskan untuk berubah.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved