Kenali Cara Kerja Sihir, Jenis, Media, Akibat yang Ditimbulkannya, Begini Cara Pengobatannya

Di zaman serba digital dan modern ini diyakini masih ada sejumlah orang yang bersekutu dengan setan dan menggunakan sihir untuk tujuan

Kenali Cara Kerja Sihir, Jenis, Media,  Akibat yang Ditimbulkannya, Begini Cara Pengobatannya
jabar.tribunnews.com
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM--Di zaman serba digital dan modern ini diyakini masih ada sejumlah orang yang bersekutu dengan setan dan menggunakan sihir untuk tujuan tertentu.

Apa sihir itu mungkin banyak orang awam yang belum tahu, dikutip dari situs jadipintar.com, sihir berasal dari bahasa Arab "Sahara" yang artinya waktu antara gelap dan terang, dari turunan kata itu kita juga mengenal kata "sahur" yang artinya makan pada waktu hari masih gelap  (remang-remang) sampai menjelang fajar.

Menurut bahasa (etimologi), sihir berarti sesuatu yang halus dan tersembunyi. Ada beberapa macam jenis sihir, termasuk cara kerja, metode , media yang digunakan, semuanya berbeda-beda sesuai dengan maksud dan sasaran sihir tersebut.

Banyak istilah yang digunakan oleh para penyihir untuk mencelakakan korbannya. Antara lain: sihir, sikir, pelet dan gendam.

Namun yang termasuk sihir paling ganas atau sadis adalah tenung, santet, atau janges. Pada dasarnya, teluh, tenung, gendam, santet, serta guna-guna, selalu dikonotasikan sama, yaitu Ilmu Hitam.

Ia mempunyai kekuatan mencelakai atau membunuh. Hanya saja cara mempraktekkan, media, sarana, serta pengaruhnya berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya.

Dalam prakteknya, dukun santet bisa menggunakan beberapa jenis bahan untuk disatukan sebagai media. Kemudian pencampuran dari berbagai benda tersebut dirapalkan sebuah mantera pemanggilan jin perewangan.

Sang dukun sebelumnya terlebih dahulu akan melakukan puasa selama tiga hari berturut-turut yang dimulai pada hari Selasa dan diakhiri pada hari Jum'at atau sebaliknya.

Dengan demikian jin perewangan tersebut akan dapat dia kendalikan.....

 1. Beberapa Jenis Sihir dan Penjelasannya.

Halaman
1234
Editor: tidakada016
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved