Siang Ini SBY Buka-bukaan Soal Misteri Hilangnya Dokumen TPF Pembunuhan Munir
Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono akan memberikan keterangan terkait hasil temuan Tim Pencari Fakta kasus Munir.
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono akan memberikan keterangan terkait hasil temuan Tim Pencari Fakta kasus Munir (TPF Munir) di kediamannya Cikeas, siang ini.
"Hari ini pukul 13.00WIB di Cikeas," jelas Juru Bicara Partai Demokrat, Imelda Sari melalui pesan singkat, Jakarta, Selasa (25/10/2016).
SBY diketahui sebelumnya telah menyatakan akan bersikap melalui akun twitter pribadinya @SBYudhoyono untuk mengklarifikasi persoalan temuan TPF Munir.
"Aktivitas pemerintah & penegak hukum selanjutnya, segera kami sampaikan kpd publik. Saya ingin publik tahu duduk persoalan yg benar *SBY*," tulis dia melalui akun twitternya @SBYudhoyono, Jakarta, Minggu (23/10/2016) malam.
Baca: Bandung Banjir Bandang Wali Kota Ridwan Kamil Minta Maaf via Medsos Ini Respons Netizen

Wali Kota Ridwan Kamil menggunggah permintaan maaf di instagramnya atas banjir yang melanda Bandung
Ketua Umum Partai Demokrat itu juga menyampaikan akan memberikan penjelasan terkait hasil TPF Munir dalam dua sampai tiga hari ke depan agar masyarakat dapat mengerti duduk persoalannya.
"Penjelasan yg akan kami sampaikan dlm 2-3 hari mendatang, haruslah berdasarkan fakta, logika & tentunya juga kebenaran. *SBY*," jelas SBY.
Jaksa Agung HM Prasetyo mempersilakan kepada Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk memberikan pernyataan resmi terkait temuan Tim Pencari Fakta kasus Munir (TPF Munir).
Baca: Anak Buah yang Palak Kapolda Sumsel Tidak Dipecat, Ini Alasannya
Dalam hal ini, melalui akun twitternya, SBY meminta waktu hingga tiga hari ke depan untuk klarifikasi.
"Silakan saja, kita lihat nanti pernyataannya seperti apa? Kapan dikasihnya dokumen itu? Ini sampai sekarang tidak ada kok," jelas Prasetyo saat ditemui di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (24/10).
Dia juga menegaskan bahwa isu politisasi yang disebutkan olehSBY adalah tidak benar. Pemerintah, lanjut Prasetyo hanya ingin mengungkapkan kebenaran.
"Yang melontarkan isu awal kan bukan kita, kita hanya melanjutkan yang ada. Semua pihak mestinya menanggapi dengan positiflah, jangan negative thinking ya," kata Prasetyo.
Dalam ciutannya SBY mengatakan, di dua minggu terakhir, pemberitaan seputar hasil temuan TPF kasus kematian Munir teramat gencar.
Baca: Rumah Pasangan Ini Jadi Kosong Melompong Tak Bersisa Gara-Gara Postingan Seseorang di Facebook
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ketua-umum-partai-demokrat-susilo-bambang-yudhoyono_20160629_121724.jpg)
