Kamis, 9 April 2026

Komplotan BIN Gadungan Beraksi, Sopir Truk Ditodong AirGun

Enam pria yang mengaku petugas Badan Intelijen Negara (BIN) ditangkap petugas Unit Reskrim Polsekta Percut Seituan.

Editor: edwardi
tribunnews.com
ilustrasi pistol rakitan 

BANGKAPOS.COM, MEDAN - Enam pria yang mengaku petugas Badan Intelijen Negara (BIN) ditangkap petugas Unit Reskrim Polsekta Percut Seituan.

Mereka dibekuk setelah merampok Fadli Herlangga, pengemudi mobil pengangkut minyak goreng.

Informasi yang dihimpun Tribun menunjukkan, enam petugas gadungan BIN ini menodong korbannya dengan senjata air gun.

"Perampokan terjadi pada Sabtu (22/10). Saat itu, korban hendak mengantar minyak goreng ke warung seputar Desa Saintis, Kecamatan Perut Seituan," ujar Kapolsekta Percut Seituan, Kompok Lesman Zendrato, Senin (24/10).

Pelaku, yang mengendarai Daihatsu Luxio BK1461 ZR menghentikan kendaraan korban. Keenam pelaku adalah Sukri (47), Mahyar Surawi (35), Faisal Amri (40), Soekarno (44), Ferry Gunawan (34) dan Muhammad Gazali (43).

Kelompok ini dipimpin Soekarno (44), warga Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Helvetia, yang ternyata sekuruti pada tempat penukaran uang.

Saat diperiksa petugas, Soekarno nyaris membuat berang Kanit Reskrim Polsekta Percut Seituan. Soekarno mengaku ini aksi pertamanya. Menurutnya, semula ia tidak bernita meminta Rp 30 juta kepada korban, warga Kelurahan Sunggal Kanan, Medan Sunggal.

"Saya enggak niat, Pak. Itu uang Rp 30 juta yang saya minta hanya uang kekeluargaan saja," katanya, kemarin.

Ditanya maksud uang kekeluargaan yang disampaikan dirinya, Soekarno lantas terdiam.
Pria yang menjaga money changer di kawasan Kesawan, Medan Barat ini tampak menundukkan kepalanya dalam-dalam. "Enggak sengaja aja itu pak," katanya.

Mendengar keterangan tersangka, Kanit Reskrim Polsekta Percut Seituan, AKP Hendrik Temaluru tampak berang.

"Kau itu jujur. Enggak ada niat kau bilang, tapi kau
rencanakan perampokan ini," senggak Hendrik. Mendengar hal itu, tersangka Soekarno hanya mengangguk.

Tiga Hari Buntuti Korban

Enam orang anggota Badan Intelijen Negara (BIN) gadungan yang ditangkap petugas Unit Reskrim Polsekta Percut Seituan ternyata sudah mengincar korbannya. Mereka lebih dulu mengikuti ke mana korbannya pergi.

"Yang dirampok para pelaku ini adalah mobil pengangkut minyak goreng dan menurut tersangka, mereka tiga hari membuntuti korbannya kemana pun pergi," kata Kanit Reskrim Polsekta Percut Seituan, AKP Hendrik Temaluru, Senin (24/10).

Adapun yang bertugas mengintai korbannya adalah Ferry Gunawan (34) dan Muhammad Gazali (43). Sementara tersangka lainnya masing-masing Sukri (47), Mahyar Surawi (35), Faisal Amri (40) dan Soekarno (44), menunggu tak jauh dari lokasi perampokan.

Sumber: babel news
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved