Kamis, 7 Mei 2026

Razia Tikus di Jakarta, Tahukah Anda Ciri-ciri Makanan Memakai Daging Tikus

Tikus memang menjadi masalah. Bahkan beberapa kejadian ditemukan pedagang makanan mengganti daging ayam dan sapi dengan daging tikus.

Tayang:

BANGKAPOS.COM -- Di Jakarta saat ini heboh program basmi tikus. Seekor tikus dihargai Rp 20 Ribu.

Tikus memang menjadi masalah. Bahkan beberapa kejadian ditemukan pedagang makanan mengganti daging ayam dan sapi dengan daging tikus.

Dikutip dari sebeningembun.com, daging ayam memang memiliki kemiripan dengan daging tikus. Kita tak akan mengetahui perbedaan rasa diantara keduanya. Hal ini membuat tikus banyak digunakan sebagai bumbu tambahan pengganti ayam.

Salah satunya adalah pada makanan mie ayam dan dijadikan ayam goreng palsu.

Kian melambungnya harga daging ayam dipasaran membuat sejumlah pedagang mie ayam bertindak
curang.  

Berdalih menekan modal dan mengurangi biaya dalam pembuatan mie ayam, mereka tidak segansegan
menjadikan daging tikus sebagai alternatif murah daging ayam.

Untuk menghidari prilaku curang tersebut, berikut tips Mengetahui Daging Ayam Asli & Ciri-ciri Daging Tikus.

*Tekstur dan serat daging

Amati serat daging yang ada sebelum kita menyantap mie ayam yang kita pesan. Kita bisa mencoba
memecahkan daging dengan menggunakan garpu/sendok ataupun menyobeknya dengan jari.

Perhatikan seratnya kasar dan besar atau kecil dan halus. Daging ayam mempunyai tekstur yang kasar. Sementara jika seratnya halus dan menyerupai spons, segera batalkan niat untuk memakannya, karena itu kemungkinan besar adalah daging tikus.

*Bentuk daging
Cara yang ini memang agak sedikit lebih susah andaikata daging tikus sudah diolah dengan dicincang.

Namun kita dapat menerka bentuk dari daging yang ada misalnya saja bagian tubuh tikus yang sering
terlupakan, yakni bagian ekor. Bila agak mencurigakan, kita bisa langsung pergi meninggalkannya.

*Ukuran tulang
Cara berikutnya adalah dari bentuk tulangnya. Ayam pastinya memiliki ukuran tulang yang lebih besar.

Tetapi daging tikus mempunyai bentuk tulang yang lebih kecil ukurannya. Sayangnya cara ini kurang efektif
jika daging telah dicincang hingga halus.

*Sifat dagingnya
Daging tikus lebih basah dan berminyak (memiliki banyak lemak). Beda halnya dengan daging ayam yang
cenderung lebih kering dan tak berminyak. Hanya saja cara ini lebih sulit sebab daging pada mie ayam
umumnya telah dicampur minyak dalam proses pembuatannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved