Frustasi Ukuran Dadanya Tak Biasa, Wanita Ini Buat Website untuk Menggalang Dana Operasi
Tak jarang wanita melakukan operasi agar dadanya terlihat lebih besar. Namun, berbeda hal nya dengan wanita yang satu ini....
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana
BANGKAPOS.COM -- Wanita pada umumnya mendambakan bentuk dada yang indah dan bervolume.
Tak jarang wanita melakukan operasi agar dadanya terlihat lebih besar.
Namun, berbeda hal nya dengan wanita yang satu ini.
Baca: Bupati Sarolangun dan Rombongan Dipalak Warganya Harus Bayar Rp 100 Ribu Per Mobil
Baca: Ibu-ibu Pengendara Motor Matic Ini Bikin Geleng-geleng Kepala, Bukan Lampu Sein, Ini Penyebabnya
Dia lah Kya Granito, wanita yang merasa menderita karena memiliki ukuran dada yang besar.
Dilansir dari Daily Mail, Kya sangat menderita dan frustasi karena memiliki ukuran dada yang besar.
Untuk mengakhiri penderitaannya, ia berniat untuk melakukan operasi pengecilan ukuran dada.
Baca: Lima Foto Ini Menggambarkan Ketidaksukaan Antara Obama dan Trump

Trump melihat ke arah yang berbeda ketika Obama berbicara kepadanya.
Baca: Benarkah Isu Soal Islam yang Mendongkrak Suara Trump Menangi Pilpres Amerika? Ini Penjelasannya
Ia sampai membuat sebuah website untuk menggalang dana untuk membiayai operasinya.
Website Go Fund Me yang ia buat bertujuan untuk meminta dana dari para donatur.
Ia mengklaim ukuran dadanya akan terus membesar dalam waktu tiga tahun ke depan.
Akibat kondisinya itu, ia mengaku mengalami sakit punggung, dan enggan untuk keluar rumah.
Dadanya yang besar itu juga membuatnya membungkuk saat berjalan karena saking beratnya.
Kemarin, Kya membuat sebuah website penggalangan dana untuk mengumpulkan uang sekitar 8 ribu poundsterling, atau sekitar Rp 136 juta.
Namun, hingga kini ia belum mendapatkan sumbangan dari masyarakat.
Keadaan buruknya ini membuat opini masyarakat bermunculan, sementara orang lain menyarankan untuk muncul di acara TV bernama Embarrassing Bodies.
Ada juga yang menyarankan dirinya untuk berfoto setengah telanjang.
Kya menganggap kondisi ukuran dadanya ini merupakan keturunan dari keluarga.
Namun, ia bingung mengapa dadanya terus tumbuh hingga tak bisa lagi berolahraga.
"Aku tidak lagi bisa memakai karena sudah terlalu besar, aku harus membeli baju baru setiap dua minggu karena dadaku terus tumbuh membesar," tuturnya.
"Punggung saya juga terasa sangat sakit dan kadang saya susah untuk bangun dari tempat tidur. Bahkan beberapa kali saya terjebak di dalam kamar mandi karena ukuran dada saya terlalu besar," ungkapnya.
Kya Granito
Meski niatnya sangat kuat untuk melakukan operasi, dokter mangatakan kalau rencananya itu tidak akan berpengaruh apapun.
Dalam website penggalangan dananya, ia menuliskan : Aku menderita dengan putus asa dan kecemasan ini telah membuat sepuluh kali lebih buruk. Saya merasa rendah diri karena kondisi dada saya, saja juga jadi jarang keluar rumah, kadang tali bra yang saya gunakan begitu sempit dan kadang membuat saya lecet dan berdarah. Saya sudah berusaha untuk menabung tetapi sangat sulit karena saya hidup sendiri dan harus mencari nafkah sendiri pula.
"Saya akan sangat berterima kasih dan saya akan bisa hidup tanpa rasa khawatir bila harus bangun pagi atau keluar rumah. Saya sangat berharp bisa kembali ke luar rumah dan bermain dengan saudara-saudara saya. Sumbangan anda akan sangat membantu,".