Hari Guru Nasional
Inilah 4 Kisah Guru yang Mengharukan Hingga yang Paling Viral
Setiap tanggal 25 November Indonesia memperingati Hari Guru.Berikut ini 4 kisah guru yang memilukan paling viral
Rizma lulusan Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Negeri Semarang.
Warga Desa Pecabean, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, ini sudah menjadi guru SD sejak 2010 lalu.
Statusnya saat ini masih menjadi guru honorer dengan honor pokok sekitar Rp 75 ribu per bulan.
Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi peran Rizma untuk tetap mengabdi mencerdaskan anak bangsa.
3. Guru belepotan lumpur
Netizen ramai memperbicangkan guru yang belepotan lumpur.
Dalam postingan akun facebook Hevny Yanita Sarifudin menceritakan perjuangan seorang guru.
Sang guru wanita ini harus mengajar sampai ke pedalaman.
Guru cantik ini harus berjuang melewati jalan yang berlumpur untuk berangkat mengajar.
Bahkan Ia sempat terjatuh dan bajunya ‘belepotan’ lumpur demi mendidik generasi penerus bangsa.
“Mak manolah menurut kamu Jalan Dusun Daerah kami ni. Tolong lh pemerintah perhatikan kami yg tinggal di daerah pelosok ni. Setidak ny perbaiki jalan mekakau ni. Kasiani kami yg tggl daerah sini. Pagi2 lh rapi lh harum siap berangkat nk ngajar ke Skolah dan setiap hari harus melewati jalan yg Rusak parah kadang sakiit galo badan. Tapi ini demi mendidik anak bangsa kmi ikhlas walau setiap hri tebalik terus..hahhahahaa”
Hevny menceritakan bahwa ini adalah pengalaman pribadinya saat harus berangkat mengajar.
Lokasi jalan rusaknya pun dijelaskan terletak di Desa Galang Tinggi ke Desa Srimenanti Kecamatan Mekakau Ilir, Kabupaten OKU selatan, Sumatera Selatan.
4. Surat izin dari Rahing
Surat sakit Rahing yang ditulis orangtuanya untuk guru viral di media sosial beberapa hari terakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/guru_20161125_083943.jpg)