Selasa, 28 April 2026

Breaking News

Polisi Gagal Lakukan Olah TKP Kebakaran di Jalan Sriwijaya

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Belitung, Senin (5/12/2016) siang ini gagal untuk melakukan olah TKP Kebakaran

Penulis: Disa Aryandi | Editor: edwardi
bangkapos.com/Disa Aryandi
Kobaran api yang masih tersisa membakar ruko di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Kampung Damai, Kecamatan Tanjungpandan, Senin (5/12/2016). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Belitung, Senin (5/12/2016) siang ini gagal untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kebakaran di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Kampung Damai, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Polisi gagal melakukan Identifikasi terhadap kebakaran itu, lantaran kondisi api dibagian ruko sekaligus rumah milik Memei (33) tersebut, masih menyimpan kobaran api.

Tepatnya api yang muncul dibagian tengah bangunan berlantai tiga itu, hingga kebagian belakang bangunan yang menyimpan barang pecah bela.

"Tidak bisa kalau kondisi seperti ini, api masih didalam tidak bisa masuk. Belum lagi kondisi hawa masih panas," ungkap KBO Reskrim Polres Belitung, Iptu Karyadi kepada Posbelitung.com, di lokasi kejadian.

Sebelumnya, kondisi kebarakaran tadi malam sempat memunculkan pusaran angin kencang alias badai sempat menyelimuti area kebakaran tersebut, Minggu (4/12/2016) sekitar pukul 22.15 WIB.

Pusaran angin itu, bersamaan dengan turunnya hujan yang semakin lebat membasahi Kota Tanjungpandan, Belitung.

Perihal itu, membuat jutaan api-api kecil atau arang debu yang sudah berapi berterbangan di seputaran area kebakaran tersebut, hingga mengenai beberapa ruko lainnya.

"Wow badai - badai - badai, lari - lari," teriak seorang masyarakat bernama Edu yang menyaksikan kebakaran dikediaman Memei (33) ini.

Petugas yang sudah bersiaga, meminta untuk seluruh warga yang menyaksikan kebakaran itu untuk menjauhi area kebakaran.

Kendaraan yang ada diseputaran tersebut, diminta oleh petugas untuk menyingkir dan dijauhkan dari seputaran lokasi kebakaran tersebut.

"Motor - motor, mobil jauhkan - jauhkan," teriak Kabag Ops Polres Belitung, Kompol Siswo Dwi Nugroho.

Mendengar perihal itu, lantas warga yang semula berada dibagian depan ruko atau rumah Memei itu, langsung berhamburan untuk berlarian. Larinya mereka, sekaligus menuju sepeda motor masing-masing untuk dipindahkan ke lokasi lebih jauh.

Warga diminta untuk menjauhkan kendaraan, mengingat taburan api - api kecil sudah bertaburan diudara, dibantu oleh pusaran angin menuju arah bagian kanan rumah kebakaran yang berlantai tiga tersebut.

Hingga pukul 22.35 WIB ini, petugas masih terus berupaya memadamkan api yang sudah menyebar luas dikawasan tersebut. Terdapat dua unit bangunan kini sudah dilalap sijago merah.

Meski kondisi cuaca kini terus hujan, namun api yang membakar dua bangunan itu tidak kunjung padam maupun mengecil.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved