Lakalantas di Simpang Kantor Gubernur
Truk Tabrak Motor di Simpang Kantor Gubernur Babel, 2 Tewas 1 Koma
Diduga terobos lampu merah, truk bermuatan pupuk ayam menabrak sepeda motor di Pangkalpinang. Dua orang meninggal dunia...
Penulis: Adi Saputra | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di simpang lampu merah Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ), Kota Pangkalpinang, Senin (27/4/2026) siang. Insiden tersebut melibatkan sebuah truk bermuatan pupuk ayam dengan sepeda motor dan mengakibatkan korban jiwa.
Kendaraan jenis truk bermuatan pupuk ayam diduga menerobos lampu merah, lalu menabrak pengendara kendaraan roda hingga menabrak pembatas jalan yang berada ditengah-tengah jalan. Truk bermuatan pupuk ayam, melaju dari arah Ketapang menuju ke Komplek Kantor Gubernur Babel dan saat berada di lampu merah truk menabrak kendaraan roda dua hingga menabrak pemabatas jalan serta terbalik ke arah kiri.
Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polresta Pangkalpinang, Kompol Ria Arianty, saat dikonfirmasi Bangkapos.com setelah kejadian laka lantas yang menyebabkan dua orang meninggal dan satu koma.
"Kami menerima informasi dari masyarakat sekitar bahwa saat lampu merah menyala, ada salah satu kendaraan yang menerobos. Hal ini memicu sopir truk kehilangan kendali atau oleng," ungkap Kompol Ria.
Saat ini pihaknya, telah memintai keterangan sejumlah saksi-saksi yang melihat langsung kecelakaan yang bermula dari adanya pelanggaran lalu lintas.
"Kondisi truk yang oleng membuat sopir membanting setir secara mendadak. Nahas, truk tersebut justru menabrak pengendara sepeda motor yang berada di jalur tersebut sebelum akhirnya berhenti setelah menghantam pembatas jalan dengan keras," bebernya.
"Untuk korban dua orang dewasa, satu orang anak-anak dan saat ini sudah dilarikan ke rumah sakit. Termasuk, sopir truk mengalami patah kaki dan sudah kami evakuasi ke rumah sakit," terangnya.
Lebih lanjut ia menyebutkan, kronologis pengendara sepeda motor datang dari arah Air Hitam dan berencana melaju lurus. Sementara itu, truk pengangkut pupuk kotoran ayam tersebut melaju dari arah Ketapang.
"Belum kami ketahui secara detail ya, kami masih terus mendalami dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait kronologis kecelakaan yang mengakibatkan dua orang meninggal dan satu koma," terangnya.
Satlantas Polresta Pangkalpinang masih melakukan pendalaman dan olah TKP, guna memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mengimbau keras kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa mematuhi rambu-ramu lalu lintas, terutama saat berada di persimpangan lampu merah.
"Kami meminta masyarakat untuk selalu disiplin berlalu lintas, jangan menerobos lampu merah, karena nyawa taruhannya dan utamakan selalu keselamatan bersama," imbaunya.
Dimana sebelumnya, Sebuah truk bermuatan tumpukkan karung berwarna putih, terguling dan menghantam tiang layar monitor di Simpang Lampu Merah Kantor Gubernur Bangka Belitung (Babel), Senin (27/4/2026) siang.
Tumpukkan karung bermuatan karung tersebut masih terguling, terlihat berhamburan disekitar jalan dari arah Ketapang menuju ke Kantor Gubernur Babel dan sempat menghalangi arus lalu lintas pengendara.
Namun, belum diketahui secara detail terkait kronogis kecelakaan yang mengakibatkan truk bermuatan pupuk terguling dan menghantam satu unit kendaraan roda dua dan mengakibatkan pengemudi hingga penumpang alami luka-luka.
"Ada tiga korban, sudah dibawah ke rumah sakit dan itu motornya masih tertimpa," ucap salah seorang warga.
Dari pantauan Bangkapos.com dilokasi kejadian, sejumlah petugas Kepolisian Polda Babel masih berada dilokasi kejadian tapi para korban telah dilarikan kerumah sakit. (Bangkapos.com/Adi Saputra)
| Breaking News: Truk Muatan Pupuk Terguling, Tabrak Videotron di Lampu Merah Kantor Gubernur Babel |
|
|---|
| Sinyal Reshuffle Menguat, Sederet Nama Santer Masuk Kabinet Prabowo, Jenderal Dudung ke Istana |
|
|---|
| Sosok Anita Palupy Indahsari, Kepala Sekolah Daycare Jogja yang Disorot, Namanya Masuk 13 Tersangka |
|
|---|
| Daftar 30 Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Langsung Jadi CPNS, Ada Tanpa Syarat Tinggi Badan |
|
|---|
| Dibangun 3 Tahun Bertahan 130 Tahun, Rumah Adat di Desa Ranggung Basel Tetap Kokoh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260427-LAKALANTAS-Kondisi-kendaraan-pasca-laka-lantas-di-simpang-4.jpg)