Kamis, 30 April 2026

Sosok Pemborong Roti Saat Aksi 212 Ternyata Sempat Bantu Penjual Roti yang Tertabrak

Pengguna Facebook bernama Setiyardi menceritakan kisah sosok orang yang memborong Sari Roti dari para pedagang

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
Facebook Setiyardi
gerobak pedagang roti yang membagikan roti gratis untuk aksi 212 

BANGKAPOS.COM--Produk Sari Roti kini menjadi buah bibir yang hangat diperbincangkan banyak orang.

Hal itu terjadi saat produsen Sari Roti mengeluarkan pengumuman resmi ni websitenya, www.sariroti.com.

Pengumuman tersebut sontak ramai diperbincangkan banyak pihak.

Penghuni jagad media sosial pun ramai-ramai membahas hal ini, bahkan menjadi viral.

Pengumuman tersebut menuai pro dan kontra netizen.

Netizen pun menuliskan pandangannya soal pengumuman tersebut di akun media sosial masing-masing.

Namun, selain banyak yang berdebat, banyak juga netizen yang penasaran siapa sebenarnya yang memborong sari roti tersebut.

Pengguna Facebook bernama Setiyardi menceritakan kisah sosok orang yang memborong Sari Roti dari para pedagang.

Dalam akun Facebook-nya, ia menceritakan kalau sosok pemborong itu ia beri nama Abdullah.

Nama itu tentu bukan nama sebenarnya.

"Memang benar itu bukan kegiatan charity dari Sari Roti. Itu inisiatif seorang sahabat saya, sebut saja namanya "Abdullah", hamba Allah, yang ingin berbagi pada para mujahid 212. [Berikut saya tautkan dua foto persiapan yang belum pernah dipublish]. Jam 4 subuh dia kumpulkan puluhan gerobak Sari Roti, dan membayar dengan cash. Si Abdullah itu ikhlas, anonim, dan hingga kemarin membiarkan itu dianggap memang aksi simpatik dari [pedagang] Sari Roti sahaja."

Begitu kutipan yang dituliskan Setiyardi.

ia pun menceritakan, saat itu pedagang keliling Sari Roti sudah mulai berkumpul sekitar pukul 04.30 WIB usai adzan Subuh di Stasiun Gondangdia.

Nahas, salah seorang pedagang gerobak mengalami kecelakaan.

"Sayangnya salah satu gerobak, milik Rodi, tertabrak motor. Rantai gerobaknya putus. Betis Si Abang terluka cukup parah. Oleh "Abdullah" diberi uang untuk berobat. Roti di gerobaknya lantas dipindahkan ke gerobak lainnya. Bang Rodi terpaksa dibonceng rekannya untuk membagikan roti secara langsung ke para mujahid." tulisnya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved