Ternyata Riset Kartun Adit Sopo Jarwo Habiskan Waktu 1,5 Tahun, Pernah Ditolak Stasiun Televisi
Proses riset pembuatan serial animasi anak Adit Sopo Jarwo berlangsung 1,5 tahun sebelum tayang di televisi.
BANGKAPOS.COM--Penuturan Eki NF mengenai serba-serbi dunia film dan animasi membuat terkesan peserta diskusi Muni Muni.
Eki adalah Direktur Kreatif MD Entertainment yang melejitkan serial animasi anak Adit Sopo Jarwo.
Baca: Ternyata Jupe Juga Pernah ‘Gituan’ dengan Raffi Ahmad
Diskusi Muni Muni yang bertemakan industri kreatif ini berlangsung di Impala Space, Spiegel Bar and Bistro lt 2, Kota Lama, Semarang, Kamis (15/12/2016).
Eki sedari duduk di bangku SMA hobi menonton film di bioskop.
Baca: Ini Dia Lima Temuan Seks Paling Mengejutkan di Tahun 2016
"Mulai dari film Independence Day, Holywood, film-film lokal Indonesia, semua saya tonton," ujarnya.
Dari kebiasaan menonton film tersebut, dia menganalisis diri melalui SWOT.
"Apa sih kekuatan saya, apa sih kelemahan saya. Semua saya cari tahu sendiri dari proses yang saya alami," ungkapnya.
Pada akhirnya Eki memilih masuk Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada 1998-2000.
Dia kemudian memilih berkecimpung di industri film.
"Yang membuatku bangga waktu itu adalah Petualangan Sherina rilis. Kebanggaan saya karena bisa mengetahui skenarionya saat disuruh buat fotokopian," tuturnya sambil tersenyum.
Proses riset pembuatan serial animasi anak Adit Sopo Jarwo berlangsung 1,5 tahun sebelum tayang di televisi.
Pada 2013, serial ini siap tayang tapi ditolak karena tidak memiliki nilai jual.
Eki menunjukkan kepada para peserta diskusi mengenai proses terbentuknya serial Adit Sopo Jarwo hingga tayang di televisi.
Sudah empat tahun, karya animasi dalam negeri ini tayang.
Beberapa penghargaan sudah diterima oleh tim produksi serial tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/adit-sopo-jarwo_20161216_095214.jpg)