Mantan Sekda Bangka Barat Akan Masuk ke Bangka
Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersama Wakil Bupati Bangka Rustamsyah pada awal tahun baru 2017 ini akan merombak kembali kabinet
Penulis: nurhayati | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersama Wakil Bupati Bangka Rustamsyah pada awal tahun baru 2017 ini akan merombak kembali kabinet pemerintahannya.
Pasalnya ada perubahan struktur organisasi dan tata kerja perangkat daerah yang baru. Namun kemungkinan banyak kepala SKPD yang akan non job karena perangkat daerah yang baru dirampingkan.
"Akan dilantik pejabatnya tanggal 3 Januari karena hari minggu menurut Menteri Puan Maharani libur tahun baru yang jatuh hari minggu digeser jadi tanggal 2 masih libur nasional. Jadi tanggal 3 pelantikan, tanggal 3 gaji dan sorenya neken kontrak pegawai honor," jelas Tarmizi ketika dikonfirmasi bangkapos.com, Minggu (18/12/2016).
Menurutnya, untuk mengisi struktur organisasi yang baru ada sekitar 793 PNS akan dilantik. Namun saat ditanya siapa saja yang akan dilantik, Tarmizi mengatakan tidak hapal. Dia mengaku memang ada pejabat yang harus turun jabatan.
"Intinya memang ada pejabat yang harus turun jabatan karena memang tidak cukup, eselon III A dan III B ada karena memang jabatan eselon III A itu ada yang terpangkas. Kalau eselon III B sama dengan eselon IV kekurangan orang ada sekitar hampir 50 eselon IV A itu yang kosong tidak ada pejabatnya. Kalau eselon II ada dua yang memang tidak punya jabatan karena memang tidak cukup tempatnya. Masih lumayan dibanding DKI ada 1.000 lebih orang lepas jabatan," ungkap Tarmizi.
Dia menyatakan, PNS yang tidak menduduki jabatan bukan
dinonjobkan tetapi karena terjadi restrukturisasi dari organisasi.
"Kita beri pengertianlah kita panggil, kita jelaskan, tak perlu takut, semuanya aman kok," kata Tarmizi.
Disinggung adanya statement Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangka Rendra Basri yang menilai bahwa pengisian jabatan kepala SKPD masih mengedepankan pertemanan, menanggapi hal ini, Tarmizi mengatakan bahwa semua pejabat di Pemkab Bangka ini merupakan temannya.
"Saya kan mantan sekda, mantan kepala dinas jadi tidak ada tidak teman saya. Dari kadus, kades, camat, RT temannya bupati semua. Teman dalam arti positif ya dak masalah, masak saya harus berkelahi, kalau bagus tetap kita pakai. Biarpun teman akrab satu bantal tidak bagus tidak kita pakai. Itu saja," jelasnya.
Ia mengatakan, silakan masukan dari dewan mengkritisi kebijakan bupati, tetapi dinilainya selama ini kalau bagus diamkan saja, kalau kurang dikritisi.
Ditanyakan mengenai pejabat dari luar Kabupaten Bangka yang akan menduduki jabatan kepala SKPD di Pemkab Bangka, menurutnya ada beberapa PNS dari luar daerah yang akan masuk.
"Yang dari luar ada Mantan Sekda Bangka Barat yang mau masuk, Mantan Kepala Dinas PU Bangka Barat yang sudah masuk, kemudian yang eselon IV-nya ada lima yang mau masuk kesini, tapi belum tahu dapat jabatan atau tidak. Saya orang mau datang ke sini saya welcome saja, karena yang di Bangka Selatan, Bangka Tengah, Bangka Barat dari sini juga dulunya. Itu teman saya juga jadi dak masalahnya," jawab Tarmizi.
Namun intinya, ia menegaskan mempercayakan pengisian jabatan untuk struktur organisasi perangkat daerah ini pada baperjakat.
"Kalau bupati mau ngurus ini saya rasa terlalu repotlah. Jadi baperjakat pak sekda dan kawan-kawan silahkan diatur, saya tugasnya melantik saja," kata Tarmizi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/h-tarmizi-saat-219_20160921_165205.jpg)