Dubes Rusia Ini Tetap Sebut Operasi di Suriah Legal
"Saya ingin menekankan bahwa operasi di Aleppo dan daerah-daerah lain di Suriah legal dilakukan bersama pemerintah setempat,"
BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin menyebut operasi anti-teror Rusia di Suriah dilakukan secara legal.
Baca: Sri Bintang Siap Diperiksa, Tapi Tolak BAP Kasus Dugaan Makar
Meski sempat didemo soal situasi di Aleppo, Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia menekankan bahwa operasi anti-teror Rusia sah dilakukan.
Baca: Masih Single di Usia 31 Tahun, Artis Cantik Ini Unggah Foto Masa Kecil, Netizen: Mirip Arsy!
Sebab, operasi tersebut dilaksanakan atas permintaan dari Pemerintah Suriah dan dilakukan dengan pihak Pemerintah Suriah.
Baca: Aurel Kerja Nge-DJ, Pacar Barunya Malah Kencan dengan Perempuan Cantik Ini
"Saya ingin menekankan bahwa operasi di Aleppo dan daerah-daerah lain di Suriah legal dilakukan bersama pemerintah setempat," kata Mikhail Galuzin, di Jakarta, Rabu (21/12/2016).
"Di sana, Rusia memerangi teroris bersama Pemerintah Suriah," tambahnya.
Baca: Ibu Negara Tersenyum Lebar Saat Dengar Canda Presiden Jokowi Ini
Mikhail Galuzin juga menegaskan bahwa pasukan Rusia tidak pernah dengan sengaja menargetkan serangan-serangan mereka terhadap warga sipil.
Justru Rusia dikatakan sangat berhati-hati dalam menargetkan serangan, agar benar-benar mengenai kelompok militan pemberontak.
Sang duta besar mengatakan Rusia malah mengupayakan segala cara untuk membantu warga setempat yang terdampak konflik.
Mikhail Galuzin menekankan bahwa kematian Duta Besar Rusia untuk Turki Andrey Karlov tidak akan menghentikan upaya Rusia dalam melawan terorisme.
Bahkan, menurutnya serangan itu hanya akan membuat Rusia semakin terdorong untuk melawan terorisme di seluruh dunia.
Penulis: Ruth Vania C
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/duta-besar-rusia-untuk-indonesia-mikhail-galuzin_20161222_194926.jpg)