Ini 5 Kisah Nyata Pengorbanan Ibu yang Rela Mati Demi Anaknya
Ia tak pernah letih, atau bahkan mengeluh saat mengandung kamu, bahkan harus menahan sakit yang luar biasa saat harus melahirkan kamu ke dunia.
BANGKAPOS.COM - 22 Desember diperingati sebagai hari ibu di Indonesia.
Ibu yang melahirkan kamu, tapi salah sedikit, kamu marah sampai ngomel-ngomel, hayo ngaku?
Ia tak pernah letih, atau bahkan mengeluh saat mengandung kamu, bahkan harus menahan sakit yang luar biasa saat harus melahirkan kamu ke dunia.
Giliran kamu sudah besar, lebih mentingin pacarmu daripada ibumu.
Pacar belum makan, kamu repot. Ibumu belum makan seharian ngurusin rumah, kamu cuek.
Kalian pasti sering dengar cerita, seorang ibu rela jualan sayur, atau bekerja apa adanya, demi anak-anak mereka tidak seperti mereka.
Baca: Ini Lo 7 Kesalahan yang Biasa Dilakukan Saat Keramas, Nomor 5 Paling Sering
Biar anak-anaknya sukses, sekolah yang tinggi, biar hidupnya lebih baik dari ibunya.
Tapi pengorbanan seorang ibu nggak sebatas hanya itu aja Guys.
Ada loh, ibu yang rela mengorbankan nyawa mereka demi anaknya tetap bisa hidup.
Seperti lima kisah nyata yang dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.
Lima ibu ini rela mengobrankan nyawanya demi keselamatan anak-anaknya.
Anak-anak mereka ini akhirnya tumbuh dewasa tanpa sosok ibu di hidupnya.
Baca: Aurel Kerja Nge-DJ, Pacar Barunya Malah Kencan dengan Perempuan Cantik Ini
1. Stacie Crimm
Stacie bertemu anak perempuannya, sebelum ia meninggal 3 hari setelahnya / Dailymail.co.uk
Stacie, seorang wanita 41 tahun sepanjang usia perkawinannya telah lama tidak dikaruniai seorang anak.
Berbagai cara dilakukan agar ia bisa memiliki anak, namun tetap tidak berhasil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pengorbanan-ibu_20161222_180944.jpg)
