Senin, 18 Mei 2026

Mengejutkan, Jika NKRI Bubar Inilah Pembagian Wilayah Indonesia

Bila NKRI bubar maka pembagiannya antara lain wilayah Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya akan diambil Amerika Serikat dan sekutunya ...

Tayang:
Istimewa
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Pertempuran di era moderen ini dipicu perebutan energi.

Baca: Inilah Sosok Perempuan 19 Tahun Istri Ketiga Almarhum Dodi

Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo mengatakan konflik Arab Spring atau Musim Semi Arab yang terjadi di Timur Tengah juga terjadi karena perebutan energi.

Baca: Presiden Jokowi Tiba-tiba Cari Perempuan Bernama Mona di Minahasa, Ternyata Inilah Penyebabnya

Indonesia sebagai negara dengan Sumber Daya Alam (SDA) menggiurkan, juga berpotensi kembali menjadi korban konflik.

"Kalau dulu karena agama, sekarang konflik karena energi. Tujuh puluh persen konflik karena energi, padahal energi sudah mau habis," ujar Gatot Nurmantyo di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Rabu (28/12/2016).

Baca: Dua Pelaku Penyekapan dan Pembunuhan Sadis di Pulomas Ditangkap

Indonesia selain kaya akan sumber daya minyak dan gas, juga diberkahi dengan cuaca yang baik.

Jika energi fosil seperti minyak dan gas habis, maka alternatif berikutnya adalah bahan bakar terbarukan seperti dari tanaman yang bisa tumbuh di kawasan tropis seperti Indonesia.

Konflik terkait energi yang dialami Indonesia sempat terjadi di Timor Timur.

Sebelum Timor Timur lepas dari Indonesia, pemerintah sempat menjalin kerjasama dengan pemerintah Australia untuk mengeksplorasi cadangan minyak dan gas di celah Timor.

Kerjasama itu urung dilanjutkan, karena Timor Timur lepas berpisah dengan Indonesia.

"Tim-tim merdeka dengan mudah, sehingga kita gembira tepuk tangan. Begitu Tim-tim merdeka yang pertama kali dilakukan adalah perjanjian tentang celah Timor," ujarnya.

Saat ini ancaman yang ada di depan mata adalah konflik Laut Cina Selatan yang melibatkan Tiongkok, Vietnam dan Filipina.

Konflik itu antara lain berisi tentang perebutan kepualauan Spartly yang kaya akan cadangan minyak dan gas.

Jika Tiongkok sukses membangun pulau permanen di wilayah tersebut dan diakuai PBB, maka Natuna dan sebagaian Kalimantan akan masuk dalam Zoa Ekonomi Ekslusif (ZEE) mereka.

Cara-cara untuk membubarkan NKRI antara lain dengan melemahkan bangsa Indonesia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved