Tarmizi Ngaku Kalau Turun ke Desa-desa 'Dak Madeh Luk'
"Ketemu dengan bik bik, di jembatan tempat pemandian, bik-bik lagi nyuci, kebetulan bik-bik tadi nyeletuk, ntah-ntah kapan bupati kita kapan akan..."
Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka H Tarmizi Saat, sering turun ke kampung-kampung di wilayah kerjanya di Kabupaten Bangka.
Namun, setiap kali turun ke kampung-kampung bahkan sampai ke lokasi sawah dan kebun warga, Tarmizi kadang datang sendiri dengan mengendari mobil sendiri.
"Ku kalau datang ke kampung-kampung' dak madeh luk (tidak bilang-bilang dulu), nggak mau nyusah dan ngganggu kades, kalau bilang dulu, kades malah repot nyiapin ini itu, biarlah kadesnya kerja, dak usah repot-repot nyambut segala macam," ujar Tarmizi saat panen padi sawah bersama di Desa Pangkalniur, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Sabtu (14/1/2017).
Ketika turun ke desa-desa, misalnya melihat sawah, bangunan jembatan dan kebun karet orang, Tarmizi mengaku, ketemu siapapun yang dijumpainya di tempat-tempat tersebut.
"Ketemu dengan bik bik, di jembatan tempat pemandian, bik-bik lagi nyuci, kebetulan bik-bik tadi nyeletuk, ntah-ntah kapan bupati kita kapan akan membangun jembatan ini, padahal saya ada disitu, dia ngeluh macam-macam, ya ngeluh harga karet (waktu harganya masih murah), ntah kenapa bupatinya baru, tapi kok karet murah. Ini jadi saya tahu keluhan orang, untung saja pas ngomong gitu dia dak tahu saya, tapi ada juga yang tahu," kisah Tarmizi.
Dikatakan Tarmizi, sebagai bupati tugasnya melayani masyarakat, begitu juga dengan kades, tugasnya juga sama. Camat juga harus melayani masyarakat, ada masalah apapun camat juga harus tahu.
"Istilahnya, daun sehelai jatuh saja, camat harus tahu tu," jelas Tarmizi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bupati-bangka-h-tarmizi-saat-usai-tes-traktor-bantuan-dari-kementrian-pertanian_20170114_175332.jpg)