'Peternakan' Mayat, Bangkai Manusia Dibiarkan Membusuk

Tempat ini juga menjadi lembaga penelitian terkemuka dan terbesar ke-5 di dunia untuk studi tentang bagaimana tubuh manusia terurai.

'Peternakan' Mayat, Bangkai Manusia Dibiarkan Membusuk
media.galaxant.com
Freeman Ranch merupakan bagian dari pusat antropologi forensik di Texas State University. 

BANGKAPOS.COM - Umumnya, peternakan menjadi rumah bagi hewan ternak, tidak demikian dengan peternakan di Texas, Amerika Serikat ini.

Bagaimana jadinya jika peternakan itu jadi 'rumah' mayat?

Tidak ada pemandangan rumput liar yang indah, hanya ada bau busuk menyengat hidung siapa pun yang berkunjung.

Baca: Pengakuan Dona Soal Aksinya Bugilnya Saat Berkendara Motor

Adalah Freeman Ranch, sebuah wilayah peternakan seluas 3.500 hektare yang berada di antara San Marcos dan Wimberley, Texas.

Tempat ini merupakan sebuah peternakan yang juga digunakan sebagai tempat berbagai penelitian.

Freeman Ranch merupakan bagian dari pusat antropologi forensik di Texas State University.

Tempat ini juga menjadi lembaga penelitian terkemuka dan terbesar ke-5 di dunia untuk studi tentang bagaimana tubuh manusia terurai.

Baca: Jangan Ditiru! Siswa SMA Ini Rayakan Hari Jadian dengan Adegan di Atas Ranjang

Dirangkum TribunTravel.com dari Boredomtherapy, di sini, mayat disumbangkan dan ditinggalkan dalam berbagai kondisi.

Mayat tersebut akan digunakan sebagai materi penelitian untuk memahami lebih lanjut proses dekomposisi (pembusukan) dan membantu investigasi forensik pada kasus kriminal.

Misalnya, ketika ditemukan mayat tak dikenal, pertanyaan pertama polisi biasanya berapa lama orang tersebut meninggal.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved