Kamis, 30 April 2026

Memasuki Hari ke Empat, Korban Terkubur Hidup-hidup di Tambang Mapur Belum Ditemukan

Upaya pencarian terus dilakukan menggunakan enam unit exavator dan dilakukan dengan cara manual.

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
bangkapos.com/Riyadi
Proses pencarian korban Sumarno, yang tertimbun longsoran tanah di Tambag IUP PT Timah di Air Rengas Desa Mapur Kecamatan Riausilip, Rabu (8/2/2017). Korban Sumarno tertimbun longsoran tanah sejak Senin (6/2/2017) lalu.( 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Memasuki hari ketiga, di hari Rabu (8/2/2017), Sumarno (25) warga Dusun Mengkubung Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu, belum ditemukan.

Sumarno tertimbun longsoran tanah di lokasi tambang IUP PT Timah di Air Rengas Dusun Melintang Desa Mapur Kecamatan Riausilip, Senin (6/2/2017) lalu.

Proses pencarian korban hingga Rabu (8/2/2017) siang ini masih berlangsung.

Baca: Tahukah Anda, Setelah Kita Mati Bagian Tubuh Kita Ini Tetap Hidup Lho

Enam unit alat berat dikerahkan untuk mencari korban.

Kades Mapur Agus Sari mengatakan, sampai Rabu (8/2/2017) ini korban masih di cari.

Proses pencarian korban Sumarno, yang tertimbun longsoran tanah di Tambag IUP PT Timah di Air Rengas Desa Mapur Kecamatan Riausilip, Rabu (8/2/2017). Korban Sumarno tertimbun longsoran tanah sejak Senin (6/2/2017) lalu. Tampak sejumlah pegawai dari PT Timah dan aparat kepolisian sedang berada di lokasi.
Proses pencarian korban Sumarno, yang tertimbun longsoran tanah di Tambag IUP PT Timah di Air Rengas Desa Mapur Kecamatan Riausilip, Rabu (8/2/2017). Korban Sumarno tertimbun longsoran tanah sejak Senin (6/2/2017) lalu. Tampak sejumlah pegawai dari PT Timah dan aparat kepolisian sedang berada di lokasi. (Bangkapos/Riyadi)

"Belum ditemukan," kata Agus kepada bangkapos.com Rabu (8/2/2016).

Keluarga besar Sumarno (25) dari Dusun Mengkubung Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu, sejak Senin (6/2/2017) sore hingga Rabu (8/2/2017) hari ini, stanby di lokasi tambang Air Rengas Desa Mapur Kecamatan Riausilip.

Baca: Inilah Kopi Termahal di Dunia yang Dijamin Bikin Kantong Jebol, Proses Pembuatannya Bikin Mual

Keluarga penuh harapan, Sumarno bisa segera di temukan.

Rahman (kakak kandung Sumarno), menyebutkan, dia (Sumarno) adalah adik paling bungsu.

"Adik saya sudah dua bulan kerja di tambang ini. Sumarno adik paling bungsu dari 11 bersaudara, keluar besar kami semua ngumpul di sini (tambang Air Rengas), kami berharap adik saya itu bisa segera ditemukan," tutur Rahman juga Kadus Mengkubung ini, kepada bangkapos.com Rabu (8/2/2017).

Menurut Rahman, apa yang terjadi ini, adalah musibah, kecelakaan kerja.

"Ini musibah dan kami harus menerima dengan ikhlas. Terkecuali apa yang terjadi itu ada unsur kesegajaan," ujar Rahman.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved