Sabtu, 11 April 2026

Inilah Spesial Boat Service, Pasukan Elit Inggris yang Kesohor Sejak Perang Dunia II

Telah berdiri sejak 1940, Special Boat Service (SBS) telah dikenal sebagai salah satu pasukan elit di jajaran angkatan bersenjata Kerajaan Inggris

Editor: Iwan Satriawan
specialboatservice

BANGKAPOS.COM--Telah berdiri sejak 1940, Special Boat Service (SBS) telah dikenal sebagai salah satu pasukan elit di jajaran angkatan bersenjata Kerajaan Inggris.

Jumlah anggota SBS hingga saat ini tidak dapat dipastikan secara pasti, namun berbagai literatur menyebutkan anggota SBS berada di kisaran angka 200 orang termasuk perwira dan komandan.

Tak percuma SBS kerap disebut dedengkot pasukan khusus maritim. Banyak kemampuan dan teknik mereka yang hingga kini kerap dijadikan acuan pasukan khusus negara lain.

Berikut ini beberapa kemampuan yang wajib dimiliki tiap anggota SBS.

SBS
SBS (specialboatservice)

1.Diving

Setiap operator SBS merupakan penyelam level mahir. Kemampuan selam ini merupakan modal utama bagi teknik-teknik dasar berikutnya, yang dalam banyak kasus dikembangkan lagi secara detil sesuai misi atau daerah penugasan.

Berbagai pengintaian

Ada dua skill pokok pada aspek recon, yaitu pengintaian bawah air dan area pantai. Keduanya bisa memakai sarana transportasi maupun dengan cara terkesan kuno namun amat efektif, yaitu menyelam dan berenang hingga ke titik tujuan.

Di masa Perang Dingin, kapal-kapal Blok Timur yang dicurigai dilengkapi sensor sensitif untuk kegiatan mata-mata diintai dan difoto dari jarak dekat oleh tim SBS yang mendekat dari bawah air kala kapal sandar di pelabuhan.

Infiltrasi

Berbagai teknik infiltrasi dilatihkan, mulai dari renang rintis, penyusupan ke daerah tumpuan pantai dengan perahu karet atau kano hingga menggunakan kapal selam.

Yang disebut terakhir dikenal dengan E&RE (exit and re-entry), di mana personel SBS keluar dari lambung kapal selam tatkala kapal selam di bawah air dan sebaliknya masuk kembali ke kapal selam penjemput juga dilakukan dalam air.

Demolisi

Tiap personel dibekali kemampuan dan pengetahuan pemasangan bahan peledak dan penjinakannya, meski ada personel tertentu yang berkemampuan lebih. Mereka yang dianggap expert biasanya ditunjuk mengepalai misi demolisi ataupun pemusnahan bahan peledak (ordnance disposal).

2.Parachuting

Sumber: Angkasa
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved