5 Tahun Sebelum Tewas Diracun, Kim Jong Nam Pernah Ungkap Korut Bakal Ambruk
Lima tahun yang lalu, Kim Jong Nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, pernah memohon kepada adiknya untuk menyelamatkan jiwanya.
BANGKAPOS.COM, SEOUL - Lima tahun yang lalu, Kim Jong Nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, pernah memohon kepada adiknya untuk menyelamatkan jiwanya.
Informasi ini dilansir Reuters, mengutip pernyataan dua pengacara Nam di Seoul, Korea Selatan.
Baca: Gadis Erotis Hingga Nenek-nenek Jadi Mata-mata Korea Utara, Simak Aksi Maut Mereka
Jong Nam menulis surat kepada Kim Jong Un yang meneruskan kekuasaan setelah ayah mereka, Kim Jong Il, meninggal pada 2011.
"Dia meminta agar perintah pembunuhan terhadap dirinya dicabut," kata pengacara yang mengaku mendapat informasi dari mata-mata Korea Selatan.
"Kami tidak punya tempat untuk melarikan diri, tidak punya tempat untuk sembunyi, kami sadar betul bahwa satu-satunya cara untuk melarikan diri adalah bunuh diri," kata Nam dalam suratnya.
Baca: Sang Kakak Tewas tapi Pemimpin Korut Kim Jong Un Gelar Pesta
Pria 46 tahun itu tewas diduga akibat diracun oleh dua perempuan di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia, Senin lalu.
Amerika Serikat dan Korea Selatan langsung meyakini bahwa Nam dibunuh oleh agen Korea Utara.
Baca: Kekasih Siti Aisyah Ditangkap Polisi Malaysia
Putra sulung Kim Jong Il ini disembunyikan dari umum selama bertahun-tahun karena ayah dan ibunya, seorang aktris, tidak pernah menikah secara resmi.
Jong Nam baru diperkenalkan kepada kakeknya, mendiang Presiden Kim Il Sung, ketika sudah berusia lima tahun.
Baca: Wanita Indonesia yang Bunuh Kakak Tiri Pemimpin Korut Selingkuhi Anak Bos Konveksi
Dia menghabiskan pendidikan selama sembilan tahun di sekolah internasional di Jenewa.
Pada saat dia pulang ke Pyongyang, dia bergabung di pemerintahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kim-jong-nam-kiri-dan-kim-jong-un-kanan-pemimpin-korea-utara_20170217_104310.jpg)