Jumat, 10 April 2026

Mengejutkan, Presiden AS Donald Trump Diramal Bakal Lengser Kurang dari Setahun

Sejarawan yang baru saja menerbitkan buku soal nasib buruk para presiden AS itu menambahkan, jika Trump mundur maka rezim Mike Pence tak bisa...

VOA
Donald Trump 

BANGKAPOS.COM, WASHINGTON DC -- Seorang sejarawan kawakan memprediksi Donald Trump akan menjadi presiden dengan masa jabatan terpendek kedua sepanjang sejarah AS.

Baca: Begini Caranya Melihat Siapa yang Menyadap Smartphone Kamu

Profesor Ronald L Feinman memprediksi masa pemerintahan bintang televisi itu akan berada di antara William Henry Harrison dan James A Garfield.

Baca: Terungkap, Ternyata Ini Manfaat Gerakan Salat yang Tak Pernah Disadari oleh Kita

William Harrison hanya memerintah AS selama 31 hari setelah dia meninggal dunia pada 1841 akibat penyakit pnemonia yang diidapnya.

Baca: Ahmad Dhani Kalah, Mulan Jatuh Sakti? Netizen: Haduhh Alamat Kurang Setoran

Sedangkan James Garfield meninggal dunia pad 1881, 79 hari setelah dia ditembak. Garfield meninggal dunia karena penanganan medis yang buruk.

Feinman menambahkan, masa pemerintahan Trump juga tak akan mencapai 16 bulan 5 hari seperti masa berkuasanya presiden ke-12 Zachary Taylor yang meninggal dunia akibat kelainan pencernaan pada 1850.

Sejarawan yang baru saja menerbitkan buku soal nasib buruk para presiden AS itu menambahkan, jika Trump mundur maka rezim Mike Pence tak bisa dihindari.

Baca: Wanita Seksi Ini Buat Pengakuan Mengejutkan Usai Nikahi Bule Kaya Usia 70 Tahun

Mike Pence, saat ini menjabat wakil presiden, akan mengambil alih kekuasaan jika Trump lengser dari jabatannya.

Baca: Pesawat Terbang Jangan Pernah Coba Dekati Peristirahatan Trump, Jika Tak Ingin Hal Ini Terjadi

Lewat sebuah blog, Feinman melanjutkan, dia memperkirakan Trump akan dimakzulkan atau dipaksa mengundurkan diri dalam beberapa pekan ke depan.

Prediksi Feinman ini muncul tak lama setelah Gedung Putih mengakui beberapa pekan lalu Trump sudah mendapatkan masukan bahwa penasihat keamanannya Michael Flynn berdusta soal pembicaraan teleponnya dengan Dubes Rusia.

Kabar itu semakin membuat banyak kalangan prihatin terkait kedekatan Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan peran Rusia dalam kemenangan Trump di pemilihan presiden.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved