Sabtu, 2 Mei 2026

Panser Badak Produksi Pindad Kini Bersaudara dengan Terrex dan Bushmaster

Dengan menggunakan solusi dari Timoney, panser kanon Badak jadi bersaudara dengan AV81 Terrex dan Bushmaster

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
Angkasa
Panser Badak saat uji coba penembakan 

Jadi saat tertembak pun sang Badak masih dapat diajak berjalan sampai 80 km, cukup untuk keluar dari zona pertempuran.

Di tengah kendaraan terpasang kubah CSE90LP yang bermodal utama kanon 90mm bertekanan rendah Cockerill MkIII. Kanon 90mm L36 Low Pressure Cockerill MkIII memiliki varian amunisi cukup banyak.

Mulai dari HE, HEAT, dan bahkan APFSDS (Armor Piercing, Fin Stabilised, Discarding Sabot) dengan rating penetrasi 100mm RHA pada kemiringan 60o pada jarak 1.000m. Ini cukup untuk menghancurkan sasaran berupa perkubuan.

Konfigurasi awaknya (dari atas) komandan duduk di sebelah kiri, dan juru tembak duduk di sebelah kanan.

Komandan memiliki lima periskop prismatik dan satu periskop besar hadap depan, sementara juru tembak memiliki empat periskop dan satu periskop bidik besar yang bisa dilengkapi dengan beragam sistem mulai dari kamera pandang malam, kamera termal, sampai dengan kamera infra merah, tergantung opsi yang dipilih oleh pembeli.

Tersedia satu display LCD untuk komandan, yang memiliki kanal ke kamera termal sistem pembidik yang dioperasikan juru tembak, sehingga koordinasi komandan dan juru tembak dapat berjalan optimal.(*)

Sumber: Angkasa
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved