Siswa SMA Ini Sempat Tantang Duel Pelaku Teror Bom Panci
Saat para pelajar SMA mendekat, pria yang hendak ditolong itu langsung bangkit dan malah mengeluarkan senjata tajam.
"Awalnya saya mau nolongin dia karena saya pikir dia kena ledakan."
"Orang-orang pada teriak 'ada bom, teroris-teroris'," tutur Lupy.
"Pelaku ngeluarin pisau, agak lari kayak lagi jogging sambil bawa pisau."
"Terus masuk ke kelurahan," kata Syafii.
Baca: Berani Kejar Pelaku Bom Panci, 10 Siswa Dapat Penghargaan
Saat si pelaku berlari menuju arah kantor kelurahan, Syafii, Lupy dan teman-temannya juga ikut mengejar pelaku.
Sebelum pelaku masuk ke kelurahan, mereka sempat berkomunikasi, bahkan Lupy sempat menantang terduga teroris itu berkelahi.
"Saya sempat bilang menyerahkan diri saja, dia bilang 'enggak bisa'."
"Saya ajak duel, saya bilang, kalau mau buang pisaunya."
"Dia malah nantang, dia bilang 'kalau berani sini'."
"Tapi dia malah ke atas (kantor kelurahan)," ungkap Lupy disambut anggukan Syafii.
Baca: Intip Foto-foto Pribadi Bripda Ismi di Luar Tugas Bikin Mata Tak Berkedip
Setelah terduga teroris masuk ke kantor kelurahan, Lupy dan Syafii tidak mengejarnya.
Mereka hanya berpikir untuk segera membantu para pegawai kelurahan keluar dari dalam kantor.
"Saya suruh pekerja staf keluar, ada juga yang ngumpet di kolong meja."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bom-panci_20170228_121820.jpg)