Avanza Melaju Kencang Tak Terkendali, Tabrak Pohon, Dua Tewas Terjepit, 4 Dilarikan ke UGD
kondisi mobil hancur pada bagian tengahnya patah. Masih terlihat bekas darah pada beberapa sisi badan mobil.
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kecelakaan maut Avanza N 851 DC, yang terjadi di Jalan Pulau Pelepas Pemprov Kepulauan Babel, Jumat (10/3/2017) subuh merenggut dua nyawa.
Satu korban tewas ditempat kejadian, sedangkan satu penumpang tewas saat dalam pertolongan. Sementara penumpang lainnya mengalami luka berat hingga dilarikan ke rumah sakit.
Baca: Duka Jumat Subuh di Jalan Pulau Pelepas, Avanza Tabrak Pohon, Dua Tewas, Empat Luka
Satuan Lalu Lintas Polres Pangkalpinang masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa kecelakaan tersebut.
Kasat Lantas Polres Pangkalpinang, AKP Widya menjelaskan dari hasil pemeriksaan sementara pertiwa tersebut meruapakan kecelakaan tungggal.
Mobil avanza berpenumpang 5 orang dan satu sopir melaju dari arah kawasan perkantoran Pemprov Kepulauan Babel menuju ke jalan utama Jalan Raya Koba Bangka Tengah.
"Memang menurut keterangan korban yang selamat baru pulang dari tempat hiburan malam di kawasan itu," katanya mewakili Kapolres Pangkalpinang, AKBP Heru Budi P.
Baca: Gua Maut Perenggut Nyawa, Wabup Beltim Pun Minta Maaf Belum Bisa Sediakan Lapangan Kerja
Namun, apakah para korban di bawah pengaruh alkohol, pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam.
"Kita sudah sejak kejadian dari TKP hingga ke rumah sakit melakukan pengambilan keterangan. Kita juga sudah berkoordinasi dengan BNN terkait kecelakaan ini," jelasnya.
Dalam peristiwa tersebut dua korban yang meninggal diketahui bernama Winda yang merupakan warga Bengkulu dan selaku sopir Zaid Al Qhadi warga Palembang.
Dua korban tersebut meninggal, dari informasi yang didapat dikarenakan kecelakaan parah hingga membuatnya terjepit di badan mobil.
Terlihat kondisi mobil hancur pada bagian tengahnya patah. Masih terlihat bekas darah pada beberapa sisi badan mobil.
Peralatan dan barang bawaan yang sempat menempel pada tubuh para korban masih terlihat berceceran di dalam mobil.
Barang berupa sepatu dan sandal, bunga mawar, serta peralatan lainnya yang dibawa ke Satuan Lantas Pangkalpinang usai proses evakuasi dilakukan.
Keduanya korban yang meninggaldunia akan dikebumikan di kampung halamannya masing-masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/avanza-nyungsep-parah_20170310_112719.jpg)