Selasa, 21 April 2026

Warga Datangi Kantor Lurah Toboali Minta Ketua RT Diganti, Penertiban TI dan Pembagian Beras

Kedatangan warga Tanjung Timur ini ingin menyampaikan aspirasi kepada Lurah Toboali, yang menginginkan pergantian

Penulis: Riki Pratama | Editor: Hendra
Bangkapos/Riki Pratama
Puluhan warga Tanjung Timur, Kelurahan Toboali Kota, Kecamatan Toboali mendatangi kantor Lurah Toboali, Jumat (10/3/2017) siang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Puluhan warga Tanjung Timur, Kelurahan Toboali Kota, Kecamatan Toboali mendatangi kantor Lurah Toboali, Jumat (10/3/2017) siang.

Kedatangan warga Tanjung Timur ini ingin menyampaikan aspirasi kepada Lurah Toboali, yang menginginkan pergantian ketua RT dan penolakan terhadap aktivitas TI apung ilegal yang beroperasi di wilayah mereka.

"Ketua RT tidak bisa mengakomodir kebijakan, dengan masyarakat tidak amanah, bukan masalah itu saja tetapi banyak masalah lainnya, tetapi yang bikin memuncak ketika keterlibatan dalam pembagian berasa ke setiap warga, dari hasil TI Apung,"jelas Rizal warga Tanjung Timur kepada bangkapos.com, Jumat (10/3/2017)

Selain itu, menurut Rizal pihaknya juga saat ini menolak mengenai keberadaan TI apung ilegal yang beroperasi di wilayah mereka.

"Kami menolak keberadaan TI apung membawa kerugian dampak yang jelek, kerusakan dampak lingkungan, tetapi selama ini tidak mampu dan tidak memilik hak dan kemampuan itu wewenang pemerintah dan aparat untuk menertipkanya, kami tidak mengharapkan pie sama sekali,"jelasnya

Menurutnya dengan maraknya tambang timah ilegal sudah berdampak banyak terutama kerusakan lingkungan yang selama ini menjadi aset pemerintah daerah.

"Kerusakan terjadinya karena destinasi kedepan program pengembangan pariwisata, asetnya kalau sekarang sudah di obok obok di ancurkan, kami masyarakat sangat mengharapkan penertipan,"jelasnya

Sementara Kadir warga lainya, menyampaikan mengenai pembagian beras yang tidak jelas, selain ia pula tidak pernah mengakomodir mengenai kepentingan masyarakat Tanjung Timur, seperti perbaikan jalan yang rusak.

"Dia tidak mengakomodir, tak amanah terhadap kepentingan masyarakat Tanjung timur dan sekitarnya, ada pembagian beras sudah di bagikan tetapi tidak begitu jelas pembagianya, walau sudah ada yang menerimanya,"ucapnya.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved